BACAAN ALKITAB
Tgl. 15-21 April 2013
Senin, 15 April 2013
Kisah Para Rasul 6:8-15; Mazmur 119:23-30; Yohanes 6:22-29
Selasa, 16 April 2013
Kisah Para Rasul 7:51_8:1a; Mazmur 31:3-8; Yohanes: 6:30-35
Rabu, 17 April 2013
Kisah Para Rasul:8:1b-8; Mazmur 66:1-7: Yohanes 6:35-40
Kamis, 18 April 2013
Kisah Para Rasul 8:26-40; Mazmur 66:8-20; Yohanes 6:44-51
Jumat, 19 April 2013
Kisah Para Rasul 9:1-20; Mazmur 117:1-2; Yohanes 6: 52-59
Sabtu, 20 April 2013
Kisah Para Rasul 1:17,20-26; Mazmur: 113:1-8; Yohanes 15:9-17
Minggu, 21 April 2013
Kisah Para Rasul 9:36-43; Mazmur 23; Wahyu 7:9-17; Yohanes 10:22-30
13 Apr 2013
,written by Nikimaserika
|
Damai Sejahtera bagi Kamu
”Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi” (Yoh. 20:19). Demikianlah catatan penulis Injil Yohanes. Harinya masih sama—hari pertama minggu itu. Pada waktu subuh mereka dikejutkan dengan berita raibnya mayat Yesus. Maria Magdalenalah yang membawa kabar itu. Petrus dan Yohanes pun lari ke kubur dan mendapati mayat Yesus sudah tidak ada lagi. Mereka pulang dengan tanya. Namun, beberapa jam kemudian, Maria Magdalena datang lagi dari kubur dengan berita baru yang menyentak: ”Aku telah melihat Tuhan.” Dengan antusias perempuan itu bercerita bagaimana Tuhan telah menampakkan diri kepada-Nya. Tentu mereka bingung dengan dua berita bertolak belakang yang dibawa pribadi yang sama. Pada malam itu juga datang pulalah Kleopas dan temannya. Dengan antusias mereka bercerita bagaimana Yesus menjadi teman seperjalanan dalam perjalanan ke Emaus, namun mereka tidak mengenali-Nya. Ketika Yesus membagi-bagi roti laksana Sang Empunya rumah, barulah mereka yakin bahwa teman seperjalanan mereka adalah Yesus. Situasinya serba membingungkan. Baik Maria Magdalena maupun kedua murid laki-laki yang berjalan menuju Emaus sama-sama yakin bahwa mereka telah melihat Yesus. Bisa jadi mereka bergembira, tetapi masih bertanya-tanya. Belum lagi dengan kenyataan bahwa orang Yahudi juga telah menyebarkan kabar bahwa para murid telah menjadi pencuri mayat Yesus. Dan karena itulah, mereka mengunci pintu rapat-rapat. Mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Dalam keadaan serbatak jelas, Yesus hadir dan berkata, ”Damai sejahtera bagi kamu.” Ungkapan ”damai sejahtera” agaknya sengaja diucapkan mengingat situasi dan kondisi hati mereka yang lagi rusuh dan takut. Tak hanya kepada para murid yang sedang ketakutan, juga kepada kita orang percaya abad XXI.
Yoel M. Indrasmoro
06 Apr 2013
,written by Nikimaserika
BACAAN ALKITAB
Tgl. 8-14 April 2013
Senin, 8 April 2013
Kisah Para Rasul 4:23-31; Mazmur 2:1-9; Yohanes 3:1-8
Selasa, 9 April 2013
1 Korintus 15:1-8; Mazmur 19:2-5; Yohanes 14:6-14
Rabu, 10 April 2013
Kisah Para Rasul 5:17-26; Mazmur 34:2-9; Yohanes 3:16-21
Kamis, 11 April 2013
Kisah Para Rasul 5:27-33; Mazmur 34:17-20; Yohanes 3:31-36
Jumat, 12 April 2013
Kisah Para Rasul 6:1-7; Mazmur 33:1-19; Yohanes 6:16-21
Sabtu, 13 April 2013
Kisah Para Rasul 6:1-7; Mazmur 33:1-19; Yohanes 6:16-21
Minggu, 14 April 2013
Kisah Para Rasul 9:1-20; Mazmur 30; Wahyu 5:11-14; Yohanes 21:1-19
06 Apr 2013
,written by Nikimaserika
BACAAN ALKITAB
Tgl. 1-7 April 2013
Senin, 1 April 2013
Kisah Para Rasul 2:14,22-32; Mazmur 16:1-11; Matius 28:8-15
Selasa, 2 April 2013
Kisah Para Rasul 2:36-41; Mazmur 33:18-22; Yohanes 20:11-18
Rabu, 3 April 2013
Kisah Para Rasul 3:1-10; Mazmur 105:1-9; Lukas 24:13-35
Kamis, 4 April 2013
Kisah Para Rasul 3:11-26; Mazmur 8:2-9; Lukas 24:35-48
Jumat, 5 April 2013
Kisah Para Rasul 4:1-12; Mazmur 118:22-27; Yohanes 21:1-14
Sabtu, 6 April 2013
Kisah Para Rasul 4:13-21; Mazmur 118:14-21; Markus 16:9-15
Minggu, 7 April 2013
Kisah Para Rasul 5:27-32; Mazmur 118:14-29; Wahyu 1:4-8; Yohanes 20:19-31
30 Mar 2013
,written by Nikimaserika
Prioritas
Kisah Paskah adalah kisah mengenai prioritas. KBBI mengartikan pri•o•ri•tas sebagai yang didahulukan dan diutamakan daripada yag lain. Kata kerjanya mem•pri•o•ri•tas•kan yang berarti mendahulukan atau mengutamakan sesuatu daripada yg lain. Dan pada hemat saya kisah kebangkitan Yesus adalah kisah tentang prioritas. Mari kita lihat catatan Injil Yohanes: ”Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu penutupnya telah diambil dari kubur” (Yoh. 20:1). Perhatikan catatan waktunya: pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap. Artinya, setelah Sabat lewat. Hari Sabat dimulai pada Jumat sore dan berakhir Sabtu sore. Tak seorang pun boleh bekerja pada hari Sabat. Dan saya menduga Maria Magdalena, juga para perempuan lainnya, telah menanti-nanti saat untuk merawat jenazah Yesus. Dan, perhatikan terjemahan Kitab Suci, Ing dina Minggu, nalika isih ésuk umun-umun, dadi isih peteng. Ada penjelasan yang menarik dalam Kitab Suci, jadi masih gelap. Jelaslah: bagi para perempuan itu Yesus merupakan prioritas. Mereka datang ke kubur itu membawa rempah-rempah untuk memuliakan jenazah Yesus. Tetapi, ketika datang ke kubur bersama dengan perempuan-perempuan lainnya di subuh itu, jenazah Yesus tak ada lagi di di dalam kubur. Menyadari hal itu, Maria bergegas menemui para murid dan berkata, ”Tuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan.” Nah, ketika Petrus dan Yohanes pulang kembali ke rumahnya, Maria Magdalena tidak ikut-ikutan pulang. Dia tetap berada di kubur itu. Mengapa? Dia masih ingin mencari Yesus. Bagi Maria Magdalena, Yesus adalah prioritas utamanya hari itu. Mungkin itulah sebabnya Yesus yang bangkit menemui Maria Magdalena terlebih dahulu ketimbang para murid lainnya. Di mata Yesus, Maria merupakan prioritas.
Yoel M. Indrasmoro
30 Mar 2013
,written by Nikimaserika
|
|
|
|
|
|
Page 2 of 31 |