Khotbah

  • Bacaan Alkitab
  • Latihan
  • Jadwal

 

 

BACAAN ALKITAB 
Tgl. 4-10 April 2011

 

Senin,  4 April   2011

Yeremia 16:10-21; Mazmur 89:19-52;
Roma 7:1-12; Yohanes 6:1-15
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: "Jangan mengingini!"   (Roma 7:7)

Selasa, 5 April 2011

Yeremia 17:19-27; Mazmur 94:1-17;
Roma 7:13-25; Yohanes 6:16-27
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."   (Yohanes 6:27)

Rabu,  6 April  2011

Yeremia 18:1-11; Mazmur 119:121-144;
Roma 8:1-11; Yohanes 6:28-40
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. (Yoh. 6:37)

Kamis,  7 April 2011

Yeremia 22:13-23; Mazmur 73:1-12;
Roma 8:12-27; Yohanes 6:41-51
Maka bersungut-sungutlah orang Yahudi tentang Dia, karena Ia telah mengatakan: "Akulah roti yang telah turun dari sorga."(Yohanes 6:41)

Jumat,  8 April 2011

Yeremia 23:1-8; Mazmur 107:1-16;
Roma 8:28-39; Yohanes 6:52-59
Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.   (Yohanes 6:57)

Sabtu,  9 April 2011

Yeremia 23:9-15; Mazmur 33:6-22; 
Roma 9:1-18; Yohanes 6:60-71
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.   (Yohanes 6:63)

Minggu,  10  April  2011

Yehezkiel 37:1-14; Mazmur 130;
Roma 8:6-11; Yohanes 11:1-45
Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"(Yohanes 11:40

 

  1. Karawitan Sekar Pamuji, setiap hari Senin Pk. 19.00 WIB  di GKJ Jakarta
  2. Paduan Suara Perumnas Klender, setiap hari Senin Pk. 19.00-21.00 di RPK Kinanthi Perumnas Klender.
  3. Paduan Suara Haleluya,  setiap hari Selasa Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  4. Paduan Suara Adiyuswa, setiap hari Rabu Pk. 10.00 s.d. 11.30 WIB di GKJ Jakarta
  5. Paduan Suara Rama A, setiap hari Rabu pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  6. Paduan Suara Ibu Sara, setiap hari Kamis pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  7. Paduan Suara Hosana Cipinang Baru, setiap hari Jumat Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  8. TMC, setiap hari Sabtu Pk. 18.00  WIB di GKJ Jakarta
  9. Paduan suara Nafiri, setiap hari Sabtu,    Pk. 18.30 dan Minggu, Pk. 10.00   WIB di GKJ Jakarta
  10. Olah Raga (Senam Jantung Sehat, Pencegahan Kropos Tulang) diselenggarakan hari Sabtu Pk. 07.00 WIB di GKJ Jakarta
  11. Paduan suara anak, latihan setiap hari Minggu Pk. 08.30  WIB di GKJ Jakarta
  12. Paduan Gitar Serafim latihan setiap hari Minggu Pk. 09.00 WIB di GKJ Jakarta
  13. Paduan Suara Kelp. Cipinang Muara, latihan setiap hari Senin Pk. 19.00 - 20.30 WIB di Rumah Bp. Suradi P., Jl. A Cip. Muara

 

.

Jadwal Kebaktian Hari Minggu
GEDUNG GKJ JAKARTA
Jl. Balai Pustaka Timur No. 1 Rawamangun, JAKARTA 13220
JAM KEBAKTIAN RUANG
06.30 Kebaktian Anak R. Anak. Lt. 2
06.30 Kebaktian Remaja R. Rapat-2 Lt. 2
06.30 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah
09.00 Ibadah Umum Bhs. Jawa R. Ibadah
17.00 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah

Jadwal Kebaktian:
KELOMPOK CCKS
Jl. Cempaka Baru VIII No. 12 Jakarta Pusat
SETIAP MINGGU ke-2 dan ke-4 Pukul 17.00,
Berbahasa Indonesia

...selengkapnya...

Artikel

WARTA GEREJA MINGGU, 27 MARET 2016

I

PELAYANAN SAKRAMEN BAPTIS

Majelis GKJ Jakarta akan melayankan Sakramen Baptis pada:

1). Minggu, 27 Maret  2016 pk.17.00 wib bagi Kel. Dyan Retno Sawitri/ Rigilkent Vega O.L. Wowor (Kelp. Kemayoran II, Pengampu Pnt. Ngadri) yang membaptiskan anak: ALEXANDERS RUSSEL  CRUISE WOWOR dan GILLYAN EVANDER ROME WOWOR

2). Minggu, 10 April  2016 pk.06.30 wib bagi Kel. Viky Kurniadi/Maya Rosdiana (Kelp. Penggilingan, Pnt. Yudo Prasetyanto dan Pnt. Yohanes Sri Widodo) yang membaptiskan anak: NESYA ELVARETTE KURNIADI

 

II

POKOK DOA SEPEKAN

A). Warga sakit:

1. Bp. Tukimin (Cip. Muara), pemulihan di rumah.

2. Ibu Suryono Putro (Perumnas Klender), pemulihan di rumah.

3. Ibu Suratmi  PD (Perumnas Klender), penyembuhan di rumah.

4. Ibu Surarti Danardi (Utan Kayu), sakit di rumah.

5. Bp. Suganjar (Percetakan Negara), di rumah

6. Ibu Sardjono (Percetakan Negara), sakit di rumah.

7. Bp. Hadi Santoso (Kesatrian), perawatan di rumah.

8. Bp. Rachmat Widiyanto, sakit di Depok

9. Bp. WB Waluyo, sakit di Rawajati

10. Bp. Efendi Pujo Baroto (Kemayoran II), sakit di rumah

11. Ibu Arogati (Cempaka Baru), pemulihan di rumah.

12. Sdr. Didit Suryadi Hartanto (Rawasari), sakit di rumah.

13. Bp. Pudjo Kasembadan (Pondok Kopi), penyembuhan di rumah.

14. Bp. Hartomo K.H. (Kelapa Gading), pemulihan di rumah.

15. Ibu. Hartomo K.H. (Kelapa Gading), di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading.

16. Bp. Edibrata Sidabutar (Rawasari), pemulihan  di rumah.

17. Ibu Haryo Mataram pemulihan di rumah (Yogyakarta)

18. Bp. Andreas Sunarto (Pondok Bambu), pemulihan di rumah.

19. Ibu Ika Ignatius (Pondok Kopi), sakit di rumah.

20. Ibu Suparlinah Noerjoto (Kebon Kelapa) pemulihan di rumah

21. Ibu Emmy Sugito (Rama Timur), sakit di rumah.

22. Bp. Suyoto (Utan Kayu), sakit di rumah.

23. Ibu Mangastowo (Menteng), pemulihan di rumah

24. Bp. Sudarmo Atmojo (Kebon Kelapa), sakit di rumah

25. Ibu Sukinah Hadisubroto (Kesatrian), RS Hermina

26. Bp. Suyadi (Menteng), di pemulihan rumah

B). Bangsa & Negara

· Pemerintah dan rakyat Indonesia

· Proses Pilkada DKI Jakarta

· Daerah dan rakyat yang terkena bencana, musibah.

C). Gereja

· Proses Renovasi Gedung GKJ Jakarta

· Penggalangan Dana untuk Renovasi Gedung GKJ Jakarta

 

III

PENEGUHAN ANGGOTA MAJELIS

A) MAJELIS BARU

Pada bulan Januari 2016 yang lalu telah diinformasikan bahwa ada beberapa anggota Majelis yang lereh dan ada tambahan Diaken. Dan telah dilakukan pemilihan calon anggota majelis pada tgl 21 Februari 2016, saudara-saudara yang terpilih/terpanggil sebagai Penatua dan Diaken GKJ Jakarta adalah sebagai berikut:

1) Penatua Kelp. Kebon Kelapa:  Sdr. Agus Budiono

2) Penatua Kelp. Kemayoran II :  Sdr. Siswanto Sih Nugroho

3) Penatua Kelp. Sunter:        Sdri. Rahayu Saptorini

4) Diaken Wilayah Rama  A:  Sdri. Widyawati Setya Erani

5)   Penatua Kelp. Cipinang Baru:   Sdr. Hariadi Budi Kristetranto

6) Penatua Kelp. Rawamangun Barat :  Sdri. Chaya Renati Sundoro

7) Diaken Wilayah Rama B:    Sdri. Maria Hati

B) PENEGUHAN MAJELIS

Apabila Majelis tidak menerima surat keberatan sah dari warga jemaat, maka  dalam kebaktian Minggu, 3 April 2016, pk. 06.30 wib, nama-nama tersebut di atas akan diteguhkan kedalam jabatannya, mohon jemaat membantu dalam doa.

C) PEMBEKALAN ANGGOTA

MAJELIS BARU

Majelis mengundang para Calon Penatua dan Calon Diaken terpilih untuk hadir dalam Pembekalan yang akan diadakan pada hari: Selasa, Rabu dan, Kamis, tgl. 29 sd 31 Maret 2016, pkl. 19.00 – 21.00 wib

 

IV

RAPAT MAJELIS

Majelis GKJ Jakarta akan menyelenggarakan rapat - rapat sebagai berikut:

1).RAPAT MAJELIS PEKERJA HARIAN

Rapat Majelis Pekerja Harian akan diselenggarakan pada:

Hari, tgl : Jumat,  01 April 2016

Waktu   : pk. 19.00 wib

Tempat : R. Rapat

Mohon kehadiran anggota MPH GKJ Jakarta.

2). RAPAT DIAKEN

Rapat Diaken akan diadakan pada:

Hari, tgl : Selasa, 5 April 2016

Waktu   : pk. 19.00 wib

Tempat : R. Konsistori

Mohon kehadiran segenap anggota Diaken.

3).RAPAT MAJELIS PEKERJA LENGKAP/ PLENO

Rapat Majelis Pekerja Lengkap/ Pleno akan diselenggarakan pada:

Hari, tgl : Jumat,  8 April 2016

Waktu   : pk. 18.00 wib

Tempat : R. Rapat

Mohon kehadiran segenap anggota Majelis GKJ Jakarta.

 

V

KANTONG AKSI PUASA 2016

Kantong Aksi Puasa 2016 dikumpulkan pada Ibadah Paskah, 27 Maret 2016 dan pada minggu-minggu berikutnya sampai Ibadah Pentakosta, 15 Mei 2016. Mohon perhatian jemaat.

 

VI

TIM PEMANGGILAN PENDETA KE-10

Berkaitan dengan telah dipang-gilnya Sdr. EUNIKE TRIKAYASUDDHI sebagai Tenaga Khusus Pendamping Jemaat Kategorial (Anak, Remaja dan Pemuda), maka Tim Pemanggilan Pendeta ke-10 telah dibubarkan oleh Majelis GKJ Jakarta pada rapat MPL Khusus, 23 Maret 2016.

Majelis mengucapkan terima kasih atas segala partisipasi Tim selama ini.

 

VII

KANTOR GEREJA PINDAH

Mulai hari Minggu, 20 Maret 2016 Kantor Gereja telah pindah ke depan, di samping pintu masuk ruang ibadah (Ruang Kaca), dengan demikian  penerimaan Persembahan Kartu (Bulanan) dan pelayanan lainnya pindah ke Ruang Kantor yang baru. Mohon perhatian jemaat.

 

VIII

KOMISI PEMAHAMAN ALKITAB

1). RAPAT PENGURUS KOMISI PA

Komisi PA mengundang Seluruh Pengurus Komisi  PA untuk hadir dalam Rapat Pengurus Komisi PA, pada:

Hari/ Tgl : Minggu, 3 April  2016

Waktu : Pk.08.30 wib setelah Ibadah I

Tempat : GKJ Jakarta (Tenda)

Acara : Persiapan Pelaksanaan PA

Bulan April 2016 & Evaluasi

kegiatan Januari – Maret.

Mohon semua pengurus dapat menghadiri rapat  tersebut. Terimakasih

2). PERSIAPAN PEMIMPIN PA KAUM PEREMPUAN

Persiapan Pemimpin PA Kaum Perempuan akan diselenggarakan pada:

Hari/ Tgl : Selasa, 5  April 2016

Waktu : Pk. 18.00 wib

Tempat : GKJ Jakarta

Dipimpin oleh: Pnt. Ribut Karyono,M.Th

Bahan Bacaan:  Yohanes 20: 19 – 31

Komisi PA mengundang Kaum Perempuan  dari setiap kelompok PA (yang akan memimpin Kel PA, juga kaum perempuan yang menggiatkan ke

lompok ) untuk  hadir dalam Persiapan Pemimpin PA Kaum Perempuan tersebut.

 

3).PERSIAPAN PEMIMPIN PA UMUM

Persiapan Pemimpin PA Umum  akan diselenggarakan pada :

Hari/ Tgl : Rabu, 6 April  2016

Waktu : Pk. 19.00 wib

Tempat : GKJ Jakarta

Dipimpin : Pdt.Ir.Yoel M Indrasmoro,S Th

Bahan Bacaan: Yohanes  21 : 1 - 19

Komisi PA mengundang Bapak/Ibu/Sdr dari setiap kelompok PA (Bp/Ibu/Sdr yang akan memimpin PA Kelompok, juga Bp/Ibu/Sdr yang menggiatkan kelompok) untuk ikut ambil bagian dalam persiapan tersebut.

 

IX

KOMISI IBADAH BIDANG DOA

Persekutuan Doa Rabu Pagi  akan diselenggarakan pada:

Hari/tgl   : Rabu, 30 Maret 2016

Waktu : Pk. 05.30 s.d. 06.00 wib

Tempat   : GKJ Jakarta

Pel. Firman: Ibu Edy Hartono

“Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat” (Ibr.  10:25).

Mohon kehadiran warga jemaat.

 

X

PERSEKUTUAN DOA KINANTHI

Persekutuan Doa Kinanthi akan diadakan pada:

Hari, tgl.         : Kamis, 31 Maret 2016

Waktu : pk. 05.00 wib

Tempat          : RPK Perumnas Klender

Pel. Firman    : Bp. Kusmanto

Mohon kehadiran warga jemaat Perum-nas Klender dan sekitarnya.

 

XI

RAPAT PPK SUMARAH

PPK Sumarah akan menye-lenggarakan rapat pada:

Hari, Tgl. : Rabu, 30 Maret 2016

Waktu : Pk. 19.00 wib

Tempat : GKJ Jakarta

Acara : Laporan keuangan serta kegiatan PPK Sumarah Triwulan I.

Pendeta Hosea Sudarna, S.Th, selaku Ketua Badan Pembina PPK Sumarah mengundang:

1).Koordinator Diaken selaku Wakil Ketua

2). Koordinator Wilayah A, selaku Anggota

3). Koordinator Wilayah B, selaku Anggota

4). Koordinator Wilayah C, selaku Anggota

5). Majelis Penghubung Sumarah, selaku Anggota

6). Bp. Agus Purnomo, selaku sekretaris,

Beserta seluruh Pengurus Harian PPK Sumarah untuk menghadiri rapat tersebut.

 

XII

REKRUTMEN MAHASISWA TEOLOGI ASAL GKJ

Sinode GKJ membuka beasiswa bagi 10 orang mahasiswa baru asal GKJ yang akan studi teologi dengan tahapan sbb:

1).Menyampaikan surat permohonan beasiswa dan kelengkapan administrasi paling lambat Senin, 11 April 2016 ke kantor Sinode GKJ, Jl. Dr. Sumardi 8 & 10 Salatiga

2).Mengikuti tes psikologi pada hari Kamis, 14 April 2016, pk. 10.00 wib di Kantor Sinode GKJ, Jl. Dr. Sumardi 8 & 10 Salatiga

3). Mengikuti wawancara pada hari Kamis, 28 April 2016, pk. 10.00 wib di Kantor Sinode GKJ, Jl. Dr. Sumardi 8 & 10 Salatiga

4). Kualifikasi peserta rekrutmen: Warga GKJ yang telah Baptis dewasa/sidi dan tidak sedang dalam pamerdi, lulusan SMA/sederajat atau S1 non teologi, nilai rata-rata SMA/SMK semester 1-5 minimal 7.00, umur maksimal 25 tahun, tidak berada dalam ikatan dengan instansi lain.

5).Syarat administrasi: Surat permohonan beasiswa kepada Bapelsin XXVII GKJ dengan persetujuan Majelis Gereja yang bersangkutan, Surat rekomendasi dari Majelis gereja asal (yang menyatakan warga sidi/baptis dewasa yang tidak dalam pamerdi, layak menempuh studi teologi), surat baptis-sidi, F. copy raport SMA/SMK semester 1-5, F. Copy ijazah SMA/SMK yang dilegalisir, Daftar riwayat hidup, 2 lembar pas foto 4X6, surat keterangan sehat dan bebas narkoba dari RS/instansi kesehatan.

 

26 Mar 2016 ,written by Nikimaserika
 

PESAN PASKAH 2016 PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA

Tema: “KRISTUS BANGKIT: BERILAH DIRIMU DIPERDAMAIKAN”

(2 Kor.5:20b)

 

Umat Kristiani terkasih di manapun Saudara berada.

Salam Sejahtera dalam Yesus Kristus,

“Kristus bangkit! Ya benar, Kristus telah bangkit!”, demikianlah seruan optimistis umat Kristen pada periode mula-mula yang suaranya tetap bergema hingga zaman ini. Kebangkitan Kristus adalah kesaksian iman orang percaya yang mengawali hadirnya gereja dan bahkan mendorong pelayanan dan kesaksian gereja sepanjang masa. Iman kepada Kristus yang bangkit menjadi harapan yang terus menerus mengobarkan semangat gereja untuk mengarungi samudera kehidupan dengan keberanian.

Dalam suasana penuh sukacita memperingati hari raya Paskah, umat Kristen di Indonesia, bahkan di seluruh dunia, diingatkan ulang bahwa kematian dan kebangkitan Kristus adalah prakarsa Allah dalam mendamaikan kita dengan diri-Nya, dan dengan demikian telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kita (2 Kor. 5:18). Karya pendamaian tersebut merangkumi hubungan Allah dengan manusia dan dengan alam semesta (Kol. 1:20). Artinya, keselamatan itu tidak hanya berlaku bagi manusia, tetapi juga bagi seluruh alam semesta. Semua dilakukan-Nya dalam kasih-Nya yang tidak membiarkan manusia dan seluruh ciptaan-Nya binasa.

Paskah selalu membangkitkan pengharapan, kekuatan dan semangat baru bagi kita untuk memberikan diri kita diperdamaikan oleh Allah, dan berdasarkan realita itu, kita dimampukan untuk melanjutkan perjalanan hidup secara harmonis bersama Tuhan, maupun bersama dengan sesama dalam masyarakat, dan dengan seluruh makhluk ciptaan.

Tema “KRISTUS BANGKIT: BERILAH DIRIMU DIPERDAMAIKAN” (2Kor.5:20b) sangat relevan dengan pergumulan Gereja-gereja di Indonesia yang saat ini tengah menghadapi berbagai perubahan dan dinamika. Gereja berada di tengah masyarakat majemuk yang sedang mengalami perubahan yang cepat. Banyak hal menggembirakan yang telah dicapai di tengah perubahan tersebut. Namun tak sedikit juga keprihatinan yang kita hadapi. Salah satu keprihatinan utama adalah konflik yang semakin merebak di tengah masyarakat, yang pada gilirannya merusak relasi antar manusia dan relasi manusia dengan alam. Ada cukup banyak orang yang berjuang keras mengusahakan kepentingan dan kenyamanan pribadi atau kelompoknya, dengan mengabaikan kepentingan orang lain dan acap mengeksploitasi alam tanpa batas. Realitas ini sangat potensial merusak damai sejahtera dalam masyarakat.

ecenderungan sedemikian juga terjadi di tengah-tengah kehidupan dan pelayanan gereja. Ada gereja-gereja yang mengalami ketidak-harmonisan bahkan perpecahan, karena rusaknya relasi antar warga yang satu dengan yang lain. Pasang-surut relasi kehidupan beragama di Indonesia, sebagaimana peristiwa yang senantiasa berulang pada akhir-akhir ini, juga menunjukkan bahwa ada kecenderungan dan keengganan untuk mendengarkan dan memahami berbagai kelompok yang hidup dalam masyarakat. Gaya hidup yang semakin konsumtif tidak jarang menjauhkan manusia yang satu dari yang lain dan menyakiti bumi, misalnya dalam bentuk membuang sampah sembarangan dan mengeksploitasi hutan, tanah dan air tanpa batas. Keadaan seperti ini telah menjadikan relasi dengan Allah, sesama manusia dan alam menjadi rusak. Melalui tema Paskah ini, Gereja-gereja di Indonesia didorong untuk membuka diri dan memberikan dirinya diperdamaikan dengan Allah. Pemulihan relasi dengan Allah – yang rusak oleh dosa manusia – menjadi pengharapan dan kekuatan baru bagi kita untuk memulihkan relasi kita dengan sesama dan dengan alam semesta. Dengan demikian, damai sejahtera dapat dirasakan oleh seluruh ciptaan. Pelayanan pendamaian ini mendorong kita untuk lebih mengembangkan Spiritualitas Keugaharian, yang diamanatkan oleh Sidang Raya PGI 2014 di Gunungsitoli, Nias, tatkala kita diajak untuk mensyukuri rahmat Allah yang cukup untuk semua dan bersedia berbagi dengan sesama.

Dalam suasana syukur dan sukacita Paskah, perkenankanlah kami mengajak kita semua sebagai Tubuh Kristus untuk mewujudnyatakan hal-hal berikut:

1. merendahkan diri di hadapan Allah dan membuka diri untuk menerima karya pendamaian Allah. Hal ini sejatinya kita wujudkan secara nyata dalam tindakan konkret untuk memperbaiki relasi-relasi yang telah rusak, baik relasi dengan sesama maupun dengan lingkungan. Marilah kita secara konsisten mengembangkan budaya damai dalam keluarga, gereja, masyarakat, dan dengan alam semesta, melalui pikiran, sikap hidup, kata dan perbuatan;

2. menjadikan gereja sebagai persekutuan yang saling mendengar, saling mengampuni, dan saling menyembuhkan agar kita mampu memenuhi panggilan kita secara optimal sebagai pelayan pendamaian di tengah masyarakat;

3. berperan aktif sebagai pelayan pendamaian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia dengan mendukung upaya-upaya penegakan kebenaran, hukum, dan keadilan serta mendorong diwujudkannya revolusi mental di kalangan seluruh warga bangsa demi hadirnya sebuah NKRI yang bersatu dan berkeadaban berdasarkan Pancasila dan UUD 45;

4. mengembangkan sikap hidup saling menghargai di tengah konteks masyarakat Indonesia yang majemuk, sehingga dialog yang jujur dan terbuka dapat mendukung tercapainya kerukunan antar kelompok yang berbeda;

5. mampu mengendalikan diri sehingga tidak terperangkap oleh gaya hidup konsumtif, materialistis dan hedonistis yang tidak jarang menggiring kita menyalahgunakan wewenang dan tanggungjawab yang dipercayakan kepada kita.

Selamat PASKAH, selamat menghayati peristiwa kebangkitan-Nya. Kebangkitan Kristus menghidupkan kita semua untuk terus berkarya tanpa lelah, sambil mengingat bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia (I Kor. 15:58).

Jakarta, Paskah 2016

Atas nama Majelis Pekerja Harian PGI,

 

Pdt. Dr. Henriette T. H-Lebang

Ketua Umum

 

Pdt. Gomar Gultom
Sekretaris Umum
26 Mar 2016 ,written by Nikimaserika
 

BACAAN ALKITAB 28 Maret- 3 April 2016

Senin, 28 Maret 2016

Yunus 2:1-10; Kisah Para Rasul 2:14, 22-33; Mazmur 97; Yohanes 14:1-14

 

Selasa, 29 Maret 2016

Yesaya 30:18-26; Mazmur 98;

Kisah Para Rasul 2:36-47; Yohanes 14:15-31

 

Rabu, 30 Maret  2016

Mikha 7:7-15; Kisah Para Rasul 3:1-10;

Mazmur 99; Yohanes 15:1-11

 

Kamis, 31 Maret 2016

Yehezkiel 37:1-14; Mazmur 47;

Kisah Para Rasul 3:11-26; Yohanes 15:12-27

 

Jumat, 01 April 2016

Daniel 12:1-4, 13; Kisah Para Rasul 4:1-12; Mazmur 96; Yohanes 16:1-15

 

Sabtu, 02 April 2016

Yesaya 25:1-9; Kisah Para Rasul 4:13-31;

Mazmur 92; Yohanes 16:16-33

 

Minggu, 03 April 2016

Kisah Rasul 5:27-32; Mazmur 118:14-29;

Wahyu 1:4-8; Yohanes 20:19-31

26 Mar 2016 ,written by Nikimaserika
 

Pemberian Terbaik

SATUHARAPAN.COM – Kisah Jumat Agung adalah kisah ”Pemberian Terbaik”. Dia yang tersalin tak dapat melakukan apa-apa lagi. Tetapi, inilah pemberian terbaik itu: Dia menuntaskan misi-Nya. Yesus Orang Nazaret menyelesaikan tugas-Nya.

Betapa sering sesuatu begitu mudahnya dimulai, tetapi tak kunjung selesai. Sehingga menyelesaikan tugas merupakan prestasi. Ya, sudah selesai! Proses selama 33 tahun—sejak Natal itu pun tuntas! Sudah selesai. Wis rampung!

Kisah Yusuf dari Arimatea

Kisah pemberian terbaik itu menular. Yusuf dari Arimatea tiba-tiba muncul di permukaan. Dia meminta izin kepada Pilatus untuk menurunkan Yesus dari salib dan menguburkannya. Tindakan yang berisiko. Sebab dengan begitu dia telah menyatakan diri kepada umum bahwa dia adalah pengikut dari Sang Penjahat dari Nazaret.

Yusuf dari Arimatea agaknya orang kaya. Pada masa itu tak sedikit orang yang memberi tanah makam di Yerusalem karena memang banyak orang Israel berniat dikuburkan di Yerusalem, ibu kota kerajaan Israel. Sepertinya, Yusuf dari Arimatea pun telah menyiapkan kubur bagi dirinya sendiri.

Namun, inilah pemberian yang terbaik itu: kubur yang telah disiapkan bagi dirinya sendiri itu—kubur yang belum pernah dipakai orang—diberikan kepada Yesus Orang Nazaret. Inilah pemberian terbaik itu. Ukuran terbaik di sini adalah apa yang terbaik untuk standar dirinya, serbakelas satu! Dan itulah yang diberikan kepada Yesus. Dia tidak itung-itungan.

Kisah Nikodemus

Pemberian terbaik juga diberikan Nikodemus.  Penulis Injil Yohanes mengingatkan pembacanya bahwa Nikodemus adalah orang farisi, seorang anggota mahkamah agama, yang datang pada waktu malam untuk bercakap-cakap dengan Yesus.

Dan sekarang dia tidak datang pada waktu malam, tetapi secara terus terang dia bersama Yusuf dari Arimatea meminta jenasah Yesus untuk dikuburkan. Ini memang bukan tanpa risiko. Dan Nikodemus bersedia mengambil risiko itu: menjadi sahabat dari musuh no. 1 masyarakat saat itu.

Tak hanya itu, Nikodemus membawa ramuan mur dan gaharu—seluruhnya kira-kira tiga puluh kilogram banyaknya. Ramuan mur dan gaharu yang dibawa tidaklah sedikit. Jika kita hargai Rp 500 ribu per kilogram saja, maka butuh dana Rp 15 juta untuk memuliakan tubuh Yesus. Bukan jumlah sedikit. Tetapi, agaknya Nikodemus sudah menyiapkan diri untuk memberikan yang terbaik. Sama seperti Yusuf dari Arimatea, dia pun tidak itung-itungan lagi.

Kisah kita?

Kisah Jumat Agung adalah kisah pemberian terbaik: kisah Yesus, kisah Yusuf dari Arimatea, juga kisah Nikodemus. Semua memberikan yang terbaik dari apa yang dapat diberikan! Bagaimana dengan kita?

Dalam Kidung Jemaat 169 ”Memandang Salib Rajaku”, Isaac Watts menulis: ”Andaikan jagad milikku dan kuserahkan pada-Nya, tak cukup bagi Tuhanku diriku yang diminta-Nya.”

Tuhan ingin diri kita seutuhnya: tubuh kita, pikiran kita, hati kita, kekuatan kita. Itulah pemberian terbaik yang bisa kita berikan. Maukah kita?

 

Yoel M Indrasmoro

26 Mar 2016 ,written by Nikimaserika
 

GEREJA KRISTEN JAWA JAKARTA Tata Ibadah Minggu Palem Tema: “Hosana! Untuk Raja Damai” Minggu, 20 Maret 2016, Pukul 06.30 wib

P = Pengkhotbah;    PP = Pendamping Pengkhotbah;    U = Umat;    Pnt. = Pentua;    Dkn.= Diaken

 

PERSIAPAN

Umat, Pengkhotbah dan Anggota Majelis mempersiapkan diri untuk beribadah.

Lonceng

Warta Gereja

Saat Teduh

Lonceng, umat berdiri, seorang Anggota Majelis menyalakan lilin ibadah.

 

PANGGILAN BERIBADAH

Pnt : Lihatlah, Raja Damai telah datang.

U : Hosana, hosana, hosana (dengan melambaikan daun palem)

Pnt : Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai.

U : Hosana, hosana, hosana (dengan melambaikan daun palem)

Pnt : Diberkatilah dia yang datang dalam nama Tuhan.

Marilah sambut kehadiran Yesus Sang Raja.

 

PROSESI

Prosesi Pengkhotbah, anggota majelis dan umat anak-anak, mengiringi rombongan Yesus dan para murid, masuk ke ruang ibadah dengan melambai-lambaikan daun palem, diiringi nyanyian “Hosana” (NKB 74:1-3).

 

VOTUM

P:  Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN yang menciptakan langit dan bumi. (Maz 124:8)

U: (menyanyikan KMM 174) Amin, amin, amin, amin, amin (3x)

 

SALAM

P:  Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa, dan dari Yesus Kristus,

Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih. (2 Yoh 1:3)

 

(umat bersalaman sambil menyanyikan Kidung Muda-Mudi 163:    Bagimu Damai Sejaht’ra )

 

NYANYIAN Keledeai   (KC  81)   -- Umat Duduk

(dinyanyikan anak-anak)

 

HUKUM KASIH :  Matius 7:12

 

NYANYIAN Ke Yerusalem, Yesus, Datang-Mu  (NKB 75 :1-3)

BERITA ANUGERAH

P : Filipi 2:5-11

 

NYANYIAN: Segala Kemuliaan     (KJ 161: 1-3)  -- Umat Berdiri

 

 

DOA MOHON PENERANGAN ROH KUDUS

P : Ya Tuhan, b’rillah kami hati yang bersih dan pikiran yang jernih. Curahkanlah Roh Kudus atas kami agar mampu mendengarkan, merenungkan dan melaksanakan Firman-Mu. Dalam Kristus, Firman yang telah menjadi manusia, kami berdoa.

U : Amin.

 

PEMBACAAN ALKITAB

- Bacaan Perjanjian Lama : Yesaya 50:4-9a

PP : Demikianlah Sabda Tuhan

U : Puji Syukur kepada Allah

- Mazmur Tanggapan : Mazmur 118:1-2, 19-29

- Bacaan Injil : Lukas 19:28-40

P : Demikianlah Injil Yesus Kristus. Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya (Luk. 11:28). Hosiana!

U : (menyanyikan Hosiana dari   PKJ 297)

 

KHOTBAH

 

NYANYIAN RESPONS   Hosana Untuk Raja Damai (PKJ 79:1-2)

 

DOA BAPA KAMI

SYAFAAT

P : (doa diakhiri dengan ungkapan: “… dalam pengasihan-Mu, kami mohon ...”)

U : Dengarkanlah permohonan kami. Amin.

PADUAN SUARA: Andang & Dita

PERSEMBAHAN

- Ayat pengantar: 2 Korintus 9: 7-9

- Menyanyi: Hosiana! Putra Daud (KJ 162:1-3)

- Pengumpulan persembahan

- Menyanyi : Hosiana! Putra Daud (KJ 162:4) (umat berdiri)

- Doa

 

NYANYIAN Dengan Megah ‘Kau Maju T’rus! (NKB 76a:1-3)

(Bait 1: Prokantor; bait 2&3: semua)

 

PENGAKUAN IMAN RASULI

 

BERKAT

P : Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita,

kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya. (Maz. 67:2)

U   : Amin, syukur kepada Allah.

 

NYANYIAN Dengan Megah ‘Kau Maju T’rus (NKB 76a:4-6)

(Bait 4: Prokantor; bait 5&6: semua)

PENUTUP

Saat teduh

Seorang anggota majelis mematikan lilin ibadah.

Lonceng berbunyi

 

Komibdh-gkjjkt/’16

19 Mar 2016 ,written by Nikimaserika
 


Page 2 of 25