Khotbah

  • Bacaan Alkitab
  • Latihan
  • Jadwal

 

 

BACAAN ALKITAB 
Tgl. 4-10 April 2011

 

Senin,  4 April   2011

Yeremia 16:10-21; Mazmur 89:19-52;
Roma 7:1-12; Yohanes 6:1-15
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: "Jangan mengingini!"   (Roma 7:7)

Selasa, 5 April 2011

Yeremia 17:19-27; Mazmur 94:1-17;
Roma 7:13-25; Yohanes 6:16-27
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."   (Yohanes 6:27)

Rabu,  6 April  2011

Yeremia 18:1-11; Mazmur 119:121-144;
Roma 8:1-11; Yohanes 6:28-40
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. (Yoh. 6:37)

Kamis,  7 April 2011

Yeremia 22:13-23; Mazmur 73:1-12;
Roma 8:12-27; Yohanes 6:41-51
Maka bersungut-sungutlah orang Yahudi tentang Dia, karena Ia telah mengatakan: "Akulah roti yang telah turun dari sorga."(Yohanes 6:41)

Jumat,  8 April 2011

Yeremia 23:1-8; Mazmur 107:1-16;
Roma 8:28-39; Yohanes 6:52-59
Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.   (Yohanes 6:57)

Sabtu,  9 April 2011

Yeremia 23:9-15; Mazmur 33:6-22; 
Roma 9:1-18; Yohanes 6:60-71
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.   (Yohanes 6:63)

Minggu,  10  April  2011

Yehezkiel 37:1-14; Mazmur 130;
Roma 8:6-11; Yohanes 11:1-45
Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"(Yohanes 11:40

 

  1. Karawitan Sekar Pamuji, setiap hari Senin Pk. 19.00 WIB  di GKJ Jakarta
  2. Paduan Suara Perumnas Klender, setiap hari Senin Pk. 19.00-21.00 di RPK Kinanthi Perumnas Klender.
  3. Paduan Suara Haleluya,  setiap hari Selasa Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  4. Paduan Suara Adiyuswa, setiap hari Rabu Pk. 10.00 s.d. 11.30 WIB di GKJ Jakarta
  5. Paduan Suara Rama A, setiap hari Rabu pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  6. Paduan Suara Ibu Sara, setiap hari Kamis pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  7. Paduan Suara Hosana Cipinang Baru, setiap hari Jumat Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  8. TMC, setiap hari Sabtu Pk. 18.00  WIB di GKJ Jakarta
  9. Paduan suara Nafiri, setiap hari Sabtu,    Pk. 18.30 dan Minggu, Pk. 10.00   WIB di GKJ Jakarta
  10. Olah Raga (Senam Jantung Sehat, Pencegahan Kropos Tulang) diselenggarakan hari Sabtu Pk. 07.00 WIB di GKJ Jakarta
  11. Paduan suara anak, latihan setiap hari Minggu Pk. 08.30  WIB di GKJ Jakarta
  12. Paduan Gitar Serafim latihan setiap hari Minggu Pk. 09.00 WIB di GKJ Jakarta
  13. Paduan Suara Kelp. Cipinang Muara, latihan setiap hari Senin Pk. 19.00 - 20.30 WIB di Rumah Bp. Suradi P., Jl. A Cip. Muara

 

.

Jadwal Kebaktian Hari Minggu
GEDUNG GKJ JAKARTA
Jl. Balai Pustaka Timur No. 1 Rawamangun, JAKARTA 13220
JAM KEBAKTIAN RUANG
06.30 Kebaktian Anak R. Anak. Lt. 2
06.30 Kebaktian Remaja R. Rapat-2 Lt. 2
06.30 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah
09.00 Ibadah Umum Bhs. Jawa R. Ibadah
17.00 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah

Jadwal Kebaktian:
KELOMPOK CCKS
Jl. Cempaka Baru VIII No. 12 Jakarta Pusat
SETIAP MINGGU ke-2 dan ke-4 Pukul 17.00,
Berbahasa Indonesia

...selengkapnya...

Artikel

TATA IBADAH BULAN KELUARGA Minggu, 26 Oktober 2014

Tema: “Keluarga Yang Mengenal dan Dekat Dengan Allah”
===================================================================
PERSIAPAN
-    Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah.
-    Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.
-    Lonceng berbunyi
-    Pembacaan warta gereja
-    Saat Teduh
-    Lonceng berbunyi, umat berdiri, menyanyikan “Mari, Kawan-Kawan, Nyanyi Gembira” (PKJ 16:1-2)
-    Seorang anggota Majelis menyalakan Lilin Ibadah.
-    Pengkhotbah, anggota majelis dan perwakilan keluarga masuk ke ruang ibadah
-    Penyerahan Alkitab dan pengkhotbah menuju ke mimbar

VOTUM
P    : Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
(Maz 124:8)
U    : (Menyanyikan “Amin, Amin, Amin, Amin, Amin” KMM  174) 3x

SALAM
P    : Kasih karunia menyertai semua orang, yang mengasihi Tuhan kita Yesus Kristus
dengan kasih yang tidak binasa. (Flp 6:24)
U    : Juga menyertai saudara

(menyanyikan Kidung Muda-Mudi 163: Bagimu Damai Sejaht’ra, berulang-ulang sambil bersalam-salaman)

NYANYIAN     Inilah Hari Minggu (PKJ 11:1-3)

KASIH TUHAN KEPADA UMAT-NYA   (Umat Duduk)
Pnt : Mazmur 139:1-6

NYANYIAN      O Allahku, Jenguklah Diriku (NKB 13:1-4)
(Bait 1: semua; bait 2: perempuan; bait 3: laki-laki; bait 4: semua)

BERITA ANUGERAH & PETUNJUK HIDUP BARU           
P: Amsal 4:1-6

NYANYIAN     Segala Puji Syukur (NKB 160:1-4)     (Umat Berdiri)
(Bait 1: prokantor; bait 2: semua; bait 3: prokantor; bait r4: semua)

PRESENTASI KOMISI WARGA DEWASA & KOMISI ADIYUSWA

PENYAMBUTAN & PENERIMAAN KELUARGA BARU      (Umat Duduk)
PENGUTUSAN & BERKAT   (Khusus ibadah pukul 06.30 wib)
(Pengkhotbah mengutus dan memberkati jemaat anak, remaja dan pemuda untuk melanjutkan ibadah di ruang ibadah masing-masing.)

PELAYANAN FIRMAN
-    Nyanyian            Kusiapkan Hatiku, Tuhan   (PKJ 15)
-    Doa Syukur & Mohon Penerangan Roh Kudus
P : ..... dalam Kristus, Firman yang telah menjadi Manusia, kami berdoa
U: Amin
-    Pembacaan Alkitab
Bacaan I:  Ulangan 34:1-12
PP  : Demikianlah Sabda Tuhan
U   :  Puji Syukur kepada Allah
-    Bacaan Tanggapan : Mazmur  90:1-6, 13-17 (dibaca oleh petugas)
-    Bacaan II : 1 Tesalonika 2:1-8
Pnt : Demikianlah sabda Tuhan
U   : Puji syukur kepada Allah
-    Bacaan Injil : Matius 22:34-46 (dibaca oleh petugas)
P : Demikianlah Injil Yesus Kristus.
(menyanyikan PKJ 229:1-2) – Berbahagia Orang-orang
P    : Berbahagia orang-orang yang mendengarkan firman-Nya.
U    : Haleluya, Haleluya! O, berbahagialah!
P    : Berbahagia orang-orang yang pelihara firman-Nya.
U    : Haleluya. Haleluya! O, berbahagialah
-    Khotbah
-    Nyanyian respon:         Tiap Orang Harus Tahu (PKJ 281:1-3)

PELAYANAN SAKRAMEN BAPTIS ANAK (ibadah pk. 06.30 wib)
-    Pembacaan Pertelaan
-    Nyanyian :             Pandang, Ya Bapa, Dalam Rahmat-Mu (KJ 304:1)
-    Pelayanan Sakramen Baptis
-    Nyanyian :            Pandang, Ya Bapa, Dalam Rahmat-Mu (KJ 304:4)

DOA BAPA KAMI (dinyanyikan bersama)

DOA SEORANG IBU RUMAH TANGGA
(disadur dari buku ”Selamat Berteduh,  Andar Ismail. BPK Gunung Mulia, 2004)

”Tuhan, Bapa sorgawi,
aku capek setengah mati.
Tetapi harap Tuhan jangan salah mengerti,
aku bukan mengeluh atau meratapi diri.
Aku hanya ingin mencurahkan isi hati.

Beginilah rasanya jadi ibu rumah tangga,
kerja sepanjang hari mulai dari pagi buta.
Pukul lima membangunkan anak dan suami.
Membangunkan itu perlu seni tersendiri:
harus tegas supaya mereka tidak tertidur lagi,
namun harus ramah supaya tetap cerah dan gembira.

Puncak kesibukan terjadi sesudah sarapan,
sesudah suami dan anak berangkat sesuai rutin harian.
Aku mulai mencuci piring, mencuci pakaian,
menyirami tanaman, membersihkan halaman,
menyapu, mengepel dan membersihkan debu di setiap tempat dan ruang.

Sesudah itu bagian terpenting dan terinti,
yaitu membersihkan toilet dan kamar mandi.
Tempat ini perlu menjadi tempat paling bersih.
Berlanjut ke kamar-kamar.
Memang suami dan anak sudah merapikan,
sesuai undang-undang rumah tangga kami,
namun tetap saja aku perlu membereskannya lagi.

Setelah semua beres, aku harus segera ke dapur,
membersihkan dan memotong sayur-mayur,
memasak itu dan memasak ini
sampai semua tersaji.

Tuhan, dengan heran kubersyukur pada-Mu,
bahwa aku kuat mengerjakan semua itu.
Tentu Engkaulah yang memberikan kekuatan itu.

Aku harus membereskan rumah dengan cepat,
agar tidak terlambat menjemput anakku.
Semoga saja lalu lintas tidak padat.

Malam hari tugasku lebih ringan,
menuntaskan satu dua masakan.
Mencuci piring bukan tugasku lagi,
melainkan kewajiban anak dan suami,
begitu pembagian tugasnya.

Tuhan, begini rasanya mengelola rumah tangga.
Ada duka, namun lebih banyak suka,
Memang lelah, namun juga gembira.
Aku bangga jadi ibu rumah tangga.
Tolonglah aku untuk terus belajar dan berharap
menjadi ibu rumah tangga yang bijak dan cakap.

Tuhan, karuniakan akal budi kepada suamiku
agar ia bisa terus berkarya dalam pekerjaannya
dan menjadi berkat dalam pelayanan di gereja
biarlah tiap hari ia engah
bahwa memang betul ia pencari nafkah.
Buatlah suamiku menghargai bahwa
aku juga bekerja
aku juga lelah
aku juga menangani masalah.
Bahkan aku lebih lelah
sebab aku tidak pernah ada libur dan cuti.
Tolonglah anak kami
tuntun mereka dalam pertumbuhan menjadi dewasa.
Mampukan mereka menyuruh diri sendiri
dan melarang diri sendiri.
Mampukan mereka bertanggungjawab diri.
Tolong mereka berkembang ke arah yang benar
menjadi orang yang berguna dan terpelajar.

Lindungilah rumah tempat tinggal kami,
Hindarkan dari berbagai bahaya dan celaka.
Kiranya rumah ini sepanjang hari
bersih dari pikiran, perkataan dan perbuatan nista.
Kiranya di rumah ini
damai-Mu dicari dan dinikmati,
kehendak-Mu dipelajari dan ditaati.

Bapa sorgawi,
Engkau memanggil aku jadi ibu rumah tangga,
kuatkan aku melanjutkan panggilan ini
menciptakan suasana akrab dan sejahtera
memberikan kesejukan di siang hari
dan kehangatan di malam hari.
Aku tidak meminta upah atau gaji,
aku hanya ingin agar suami dan anakku
mau mengerti dan menghargai
setiap pekerjaanku.

Bapa sorgawi,
Terima kasih Engkau telah menghimpun kami
Sebagai satu rumah tangga
dan memilih aku jadi ibu rumah tangganya.
Biarlah aku menjalani amanat-Mu ini
sambil memohon sebagaimana Kristus ajarkan:
dikuduskanlah nama-Mu
datanglah kerajaan-Mu
jadilah kehendak-Mu
di dalam rumah tangga kami ini.
Dalam pengasihan-Mu, kami mohon...

U: Dengarkanlah permohonan kami. Amin.

PADUAN SUARA
-    PS Swara Kemuliaan  -- pk. 06.30 wib
-    PS Gabungan              – pk. 17.00 wib

PERSEMBAHAN
-    Ayat Penghantar:  2 Petrus 1:3-8   
-    Nyanyian:                    Bawa Persembahanmu (PKJ 146:1-2)
-    Pengedaran kantong
-    Nyanyian (Umat berdiri) :     Bawa Persembahanmu (PKJ 146:3)
-    Doa    
NYANYIAN             Inilah Rumah Kami (PKJ 288:1-2)

PENGAKUAN IMAN RASULI
(Dinyanyikan dari KJ 280:1-3 ”Aku Percaya”)

BERKAT
P : TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.
(Bil. 6:24-26)
U : Amin. Syukur kepada Allah

NYANYIAN             Inilah Rumah Kami (PKJ 288:3-4)

SAAT TEDUH

PENUTUP
-    Seorang Anggota Majelis mematikan Lilin Ibadah
-    Lonceng Berbunyi
-    Pengkhotbah & Pendamping Pengkhotbah menuju pintu keluar


Komibdh/gkjjkt/2014

25 Oct 2014 ,written by Nikimaserika
 

MENGENAL & DEKAT DENGAN TUHAN

“Tak kenal maka tak sayang” ungkapan ini biasanya dikatakan untuk menyatakan pentingnya mengenal, memperkenalkan diri dan mengenal orang lain. Rasa sayang akan muncul karena saling mengenal. Tetapi bukan hanya sekedar mengenal nama, alamat dan indentitas lainnya. Orang Farisi dan ahli Taurat mengenal Yesus. Mereka tahu yang mana orang yang bernama Yesus, mereka mengenal Yesus sebagai anak tukang kayu. Sebatas itulah mereka mengenal Yesus. Mereka menolak untuk mengenal Yesus lebih jauh, yaitu tentang sikap dan ajaran-Nya. Bagi mereka, orang yang terpandang dan terpelajar sangat tidak mungkin untuk berkenalan apalagi mendengarkan dan mengakui ajaran Yesus. Untuk itulah mereka berusaha mencobai Yesus untuk menunjukkan kepada orang banyak bahwa Yesus hanyalah anak seorang tukang kayu, yang tidak menghargai Hukum Taurat.

Kisah ini merupakan rangkaian dari upaya orang-orang Farisi dan ahli Taurat menjatuhkan Yesus. Bagi mereka isi seluruh Hukum Taurat adalah penting. Mereka bertanya dengan harapan Yesus akan memilih salah satu dari isi Hukum Taurat dan dengan demikian mereka dapat menjatuhkan Yesus. Tetapi jawaban Yesus di luar dugaan karena apa yang dikatakan Yesus mencakup seluruh isi Hukum Taurat. Yesus justru berbalik bertanya kepada mereka tentang Mesias. Tujuan Yesus adalah hendak menyadarkan bahwa mereka memang menguasai dan taat pada Hukum Taurat bahkan percaya akan datangnya Mesias, tetapi mereka tidak memiliki hubungan yang dekat dengan Allah sehingga mereka tidak memahami kehendak Allah. Yesus menegaskan bahwa dalam berhubungan/berelasi dengan Tuhan Allah dan dengan sesama harus didasari oleh saling mengasihi.  Jika mampu mengasihi maka tidak mungkin mereka mencobai Yesus. Usaha mereka untuk menjatuhkan Yesus menjadi bukti bahwa mereka tidak mengasihi Yesus.

Bagaimana kita membuktikan bahwa kita mengasihi sesama kita, terutama anggota keluarga: suami-istri, kakak-adik, orangtua-anak, mertua-menantu, eyang-cucu? Bukti bahwa kita mengasihi orang adalah dengan tidak berusaha mencobai apalagi menjatuhkan orang lain. Jika kita berusaha mencobai apalagi menjatuhkan orang lain, berarti kita belum mampu mengasihi sesama. Kita mampu mengasihi jika kita bersedia untuk mengenal dan dekat dengan sesama.

Pdt. Neny Suprihartati

25 Oct 2014 ,written by Nikimaserika
 

TATA IBADAH BULAN KELUARGA MINGGU, 19 OKTOBER 2014

Tema: “Keluarga Yang Dikenal dan Mengenal Allah”
=====================================================================
PERSIAPAN
-    Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah.
-    Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.
-    Lonceng berbunyi
-    Pembacaan warta gereja
-    Saat Teduh
-    Lonceng berbunyi, umat berdiri, menyanyikan “Marilah Memuji” (PKJ 23)
(Pertama dinyanyikan oleh prokantor, kemudian diulang dinyanyikan bersama)
-    Seorang anggota Majelis menyalakan Lilin Ibadah.
-    Pengkhotbah, anggota majelis dan perwakilan keluarga masuk ke ruang ibadah
-    Penyerahan Alkitab dan pengkhotbah menuju ke mimbar

VOTUM
P    : Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
(Maz 124:8)
U    : (Menyanyikan “Amin, Amin, Amin, Amin, Amin” KMM  174) 3x

SALAM
P    : Kasih karunia menyertai semua orang, yang mengasihi Tuhan kita Yesus Kristus
dengan kasih yang tidak binasa. (Flp 6:24)
U    : Juga menyertai saudara

(menyanyikan Kidung Muda-Mudi 163: Bagimu Damai Sejaht’ra, berulang-ulang sambil bersalam-salaman)

NYANYIAN             Tahukah Kamu Jumlah Bintang (KJ 68:1-3)

KASIH YESUS   (Umat Duduk)
Pnt : Markus 10:13-16

NYANYIAN              Yesus Sayang Padaku (KJ 184:1-4)
(Bait 1: semua; bait 2: anak-anak; bait 3: remaja; bait 4: semua)

BERITA ANUGERAH & PETUNJUK HIDUP BARU
P: Amsal 4:1-4

NYANYIAN (Umat Berdiri)     Inilah Rumah Kami (PKJ 288:1-4)
(Bait 1: semua; bait 2: anak-anak, remaja dan pemuda; bait 3: orangtua; bait 4: semua; Refr.: semua)

PENYAMBUTAN & PENERIMAAN KELUARGA BARU  (Umat Duduk)


PENGUTUSAN DAN BERKAT  -- (ibadah pk. 06.30 wib)
(Pengkhotbah mengutus dan memberkati jemaat anak dan pemuda untuk melanjutkan ibadah di ruang ibadah masing-masing, jemaat remaja tetap mengikuti ibadah umum)

PELAYANAN FIRMAN
-    Nyanyian            Masukilah (KMM 126:1-2)
-    Doa Syukur & Mohon Penerangan Roh Kudus
P : ..... dalam Kristus, Firman yang telah menjadi Manusia, kami berdoa
U: Amin
-    Pembacaan Alkitab
Ø   Bacaan I:   Keluaran 33:12-23  (dibaca oleh petugas)
Ptg: Demikianlah Sabda Tuhan
U  : Puji Syukur kepada Allah
Ø    Bacaan Tanggapan : Mazmur  99
Ø    Bacaan II:  1 Tesalonika 1:1-10
Pnt: Demikianlah sabda Tuhan
U  : Puji syukur kepada Allah
Ø    Bacaan Injil : Matius 22:15-22
P  : Demikianlah Injil Yesus Kristus.
(menyanyikan PKJ 229:1-2)- Berbahagia Orang-orang
P  : Berbahagia orang-orang yang mendengarkan firman-Nya.
U  : Haleluya, Haleluya! O, berbahagialah!
P  : Berbahagia orang-orang yang pelihara firman-Nya.
U  : Haleluya. Haleluya! O, berbahagialah

-    Khotbah
-    Nyanyian respon:  Perubahan Besar (PKJ 239:1-3)

PELAYANAN SAKRAMEN BAPTIS & PENGAKUAN PERCAYA SIDI -- pk. 06.30 wib
-    Pelayanan Sakramen Baptis Anak dan Dewasa         
-    Pembacaan Pertelaan
-    Nyanyian  :          Biarlah Semua Anak (KJ 154:1)
-    Pelayanan Sakramen Baptis
-    Nyanyian  :          Biarlah Semua Anak  (KJ 154:2)
-    Penyampaian Berkat
-    Penyerahan kepada jemaat
-    Pelayanan Pengakuan Percaya (Sidi)
·    Pembacaan Pertelaan
·    Penyampaian Berkat
·    Nyanyian:            Jadilah Tuhan, Kehendak-Mu” (PKJ 127:1-4)
·    Penyerahan kepada jemaat

KESAKSIAN PUJIAN

DOA BAPA KAMI (dinyanyikan bersama)

DOA SYAFAAT
P: (doa diakhiri dengan ungkapan: “… dalam pengasihan-Mu, kami mohon ...”)
U: Dengarkanlah permohonan kami. Amin.

PADUAN SUARA
-    PS Penggilingan – pk. 06.30 wib
-    Andang & Dita    -- pk. 17.00 wib

PERSEMBAHAN
-    Ayat Penghantar: Mazmur 75:2   
-    Nyanyian:           T’rima Kasih Ya Tuhanku (PKJ 148:1-3)
-    Pengedaran kantong
-    Nyanyian (Umat berdiri) :     T’rima Kasih Ya Tuhanku (PKJ 148:4)
-    Doa

NYANYIAN                 Keluarga Hidup Indah (PKJ 289:1-2)

PENGAKUAN IMAN RASULI

BERKAT
P : TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai
sejahtera.  (Bil. 6:24-26)
U : Amin. Syukur kepada Allah

NYANYIAN                Keluarga Hidup Indah (PKJ 289:3-4)

SAAT TEDUH

PENUTUP
-    Seorang Anggota Majelis mematikan Lilin Ibadah
-    Lonceng Berbunyi
-    Pengkhotbah & Pendamping Pengkhotbah menuju pintu keluar


Komibdh/gkjjkt/2014

19 Oct 2014 ,written by Nikimaserika
 

ACARA GKJ EXPO DI ISTORA SENAYAN 29 NOVEMBER 2014

Dalam rangka HUT ke-83 Sinode GKJ, akan diselenggarakan GKJ Expo pada hari Sabtu, 29 November 2014, pk. 09.00 – selesai di Istora Senayan. Dengan rangkaian acara: Kebaktian Raya, Seminar, Aktivitas Komisi Anak, Pameran Kemitraan Gereja dan Panggung Talenta/Hiburan. Majelis mengundang jemaat untuk menghadiri GKJ Expo ini.

1.    Pengisi Acara
a.    Setiap gereja diberi kesempatan untuk menampilkan penampilan/atraksi yang khas dan menarik untuk menghibur jemaat yang hadir. Penampilan dapat berupa paduan suara, vocal group, musik, atau bentuk atraksi lainnya
b.    Waktu penampilan akan dilakukan setelah selesai acara Ibadah Raya pagi (pukul 11.00-15.00 WIB)
c.    Penampilan atraksi dilakukan di panggung utama
d.    Pendaftaran atraksi dapat segera dilakukan dengan menghubungi e-mail panitia: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it , dengan menjelaskan bentuk atraksi secara singkat selambat-lambatnya tanggal: 26 Oktober 2014
e.    Bila atraksi yang didaftarkan cukup banyak, panitia akan melakukan seleksi dengan mengutamakan keberagaman
f.    Setiap gereja dimohon untuk menggunakan kostum untuk jemaatnya, dengan menampilkan identitas gereja masing-masing, dengan pilihan sebagai berikut:
-    Menggunakan pakaian khas daerah
-    Menggunakan t-shirt atau kemeja dengan sablon logo GKJ Expo.
Logo GKJ Expo akan dikirim oleh Panitia

2.    Workshop
a.    Panitia akan menyelenggarakan 3 topik worksop yang akan dilaksanakan di 3 ruangankhusus
b.    Topik-topik workshop antara lain:
1.    Kiat membangun usaha kecil dan menengah
2.    Memanfaatkan lingkungan untuk usaha keluarga yang menghasilkan
3.    Mengidentifikasi peran pemuda dalam membangun Revolusi Mental
c.    Jemaat bebas memilih topik yang akan diikuti sesuai kebutuhan masing-masing
3.    Acara untuk anak-anak
·    Panitia menyediakan arena acara untuk anak-anak yang akan dipimpin
dan dibimbing oleh Forum Komunikasi Komisi Anak

4.    Pameran
a.    Panitia akan menyediakan stand-stand untuk pameran yang ukurannya 2 x 3 meter setiap stand-nya
b.    Pameran dapat menampilkan berbagai kegiatan atau penjualan produk makanan, pakaian, batik, kerajinan dan lain-lain
c.    Ditetapkan 3 katagori peserta pameran:
1.    Gereja GKJ yang akan menampilkan informasi kegiatan-kegiatan di gereja. Untuk katagori ini akan dikenakan biaya stand sebesar Rp. 250,000 per stand
2.    Jemaat (khusus jemaat GKJ) yang akan memamerkan produk-produk yang akan di jual, dikenakan biaya Rp 500,000 per stand
3.    Industri/Sponsor yang diundang untuk memamerkan dan menjual produk, dikenakan biaya Rp. 5,000,000 per stand
d.    Bagi gereja dan jemaat yang berminat untuk menjadi peserta pameran diminta untuk segera mendaftar:
Kepada    : Pnt. Bayu Virgan T.
e-mail     : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
HP    : 0812 901 1551
dengan menjelaskan nama Gereja, Individu dengan asal gereja, jenis produk yang akan dipamerkan, jumlah stand yang dipesan
e.    Karena keterbatasan jumlah stand, maka setiap gereja dibatasi 2-3 stand per gereja (maksimum ada 60 stand yang tersedia). Dianjurkan agar banyak warga terlibat, dapat sharing stand pameran untuk 2-3 warga per stand.
f.    Perlengkapan standar pameran adalah sebagai berikut:
·    Booth pameran ukuran 2 x 3 m (memanjang)
·    Listrik 220 volt, 2 Ampere (440 watt)
·    Meja 1 buah, kursi 1 buah
·    Partisi dengan nama gereja/peserta pameran

g.    Pengisian stand/loading barang dapat dilakukan pada hari Jumat, 28 Nopember 2014, di Istora Senayan.

19 Oct 2014 ,written by Nikimaserika
 

ANALOGI YANG MENGAGUMKAN (Ren WG-19-10-14)

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong dan merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan terjadilah pembicaaraan yang hangat. Sesaat kemudian topik pembicaraan beralih tentang Tuhan. Si tukang cukur bilang, “Saya tidak percaya Tuhan itu ada.”
“Bagaimana bisa kamu berkata begitu?” timpal si konsumen.
“Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, di jalanan…untuk menyadari bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, mungkinkah ada orang yang sakit? Adakah anak terlantar? Jika Tuhan ada, tidak akan ada yang sakit atau kesusahan. Sulit membayangkan Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.”
Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat. Setelah selesai, si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur. Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu, dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar, mlungker-mlungker-istilah Jawanya-, kotor dan dengan brewok yang tidak dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.
Si konsumen balik ke tukang cukur dan berkata, “Kami tahu, sebenarnya tidak ada tukang cukur.”
Si tukang cukur tidak terima, “Kamu kok bisa bilang begitu? Saya ada di sini dan saya tukang cukur. Dan baru saja saya mencukurmu!”
“Tidak!” elak si konsumen. “Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang di luar sana,” si konsumen menambahkan.
“Ah, tidak, tukang cukur tetap ada,” sanggah si tukang cukur. “Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang kepada saya,” jawab si tukang cukur membela diri.
“Cocok!” kata si konsumen menyetujui. “Inilah poin utamanya! Sama dengan Tuhan, Tuhan itu ada! Tapi yang terjadi … orang-orang tidak mau datang kepada-Nya, dan tidak mau mencari-Nya. Oleh karena itu, banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.”
Si tukang cukur terbengong. (Dikutip dari buku: “Antara Cinta dan Kegilaan”, Teha Sugiyo. Kanisius)

Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang dijanjikan  Allah untuk menyelamatkan manusia. Tetapi orang Farisi tidak percaya bahwa Yesus adalah Mesias yang dijanjikan Allah. Mereka tidak mau datang kepada Yesus untuk menerima dan mengakui Yesus. Bagi mereka, Mesias yang dijanjikan itu tidak ada atau belum datang. Untuk itulah mereka datang kepada Yesus bukan untuk menerima dan mengakui-Nya melainkan untuk menjerat Yesus. Selama mereka tidak mau datang kepada Yesus untuk menerima dan mengakui Yesus adalah Mesias, maka bagi mereka Mesias itu belum digenapi.


Pdt. Neny Suprihartati

18 Oct 2014 ,written by Nikimaserika
 


Page 2 of 5