Khotbah

  • Bacaan Alkitab
  • Latihan
  • Jadwal

 

 

BACAAN ALKITAB 
Tgl. 4-10 April 2011

 

Senin,  4 April   2011

Yeremia 16:10-21; Mazmur 89:19-52;
Roma 7:1-12; Yohanes 6:1-15
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: "Jangan mengingini!"   (Roma 7:7)

Selasa, 5 April 2011

Yeremia 17:19-27; Mazmur 94:1-17;
Roma 7:13-25; Yohanes 6:16-27
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."   (Yohanes 6:27)

Rabu,  6 April  2011

Yeremia 18:1-11; Mazmur 119:121-144;
Roma 8:1-11; Yohanes 6:28-40
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. (Yoh. 6:37)

Kamis,  7 April 2011

Yeremia 22:13-23; Mazmur 73:1-12;
Roma 8:12-27; Yohanes 6:41-51
Maka bersungut-sungutlah orang Yahudi tentang Dia, karena Ia telah mengatakan: "Akulah roti yang telah turun dari sorga."(Yohanes 6:41)

Jumat,  8 April 2011

Yeremia 23:1-8; Mazmur 107:1-16;
Roma 8:28-39; Yohanes 6:52-59
Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.   (Yohanes 6:57)

Sabtu,  9 April 2011

Yeremia 23:9-15; Mazmur 33:6-22; 
Roma 9:1-18; Yohanes 6:60-71
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.   (Yohanes 6:63)

Minggu,  10  April  2011

Yehezkiel 37:1-14; Mazmur 130;
Roma 8:6-11; Yohanes 11:1-45
Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"(Yohanes 11:40

 

  1. Karawitan Sekar Pamuji, setiap hari Senin Pk. 19.00 WIB  di GKJ Jakarta
  2. Paduan Suara Perumnas Klender, setiap hari Senin Pk. 19.00-21.00 di RPK Kinanthi Perumnas Klender.
  3. Paduan Suara Haleluya,  setiap hari Selasa Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  4. Paduan Suara Adiyuswa, setiap hari Rabu Pk. 10.00 s.d. 11.30 WIB di GKJ Jakarta
  5. Paduan Suara Rama A, setiap hari Rabu pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  6. Paduan Suara Ibu Sara, setiap hari Kamis pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  7. Paduan Suara Hosana Cipinang Baru, setiap hari Jumat Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  8. TMC, setiap hari Sabtu Pk. 18.00  WIB di GKJ Jakarta
  9. Paduan suara Nafiri, setiap hari Sabtu,    Pk. 18.30 dan Minggu, Pk. 10.00   WIB di GKJ Jakarta
  10. Olah Raga (Senam Jantung Sehat, Pencegahan Kropos Tulang) diselenggarakan hari Sabtu Pk. 07.00 WIB di GKJ Jakarta
  11. Paduan suara anak, latihan setiap hari Minggu Pk. 08.30  WIB di GKJ Jakarta
  12. Paduan Gitar Serafim latihan setiap hari Minggu Pk. 09.00 WIB di GKJ Jakarta
  13. Paduan Suara Kelp. Cipinang Muara, latihan setiap hari Senin Pk. 19.00 - 20.30 WIB di Rumah Bp. Suradi P., Jl. A Cip. Muara

 

.

Jadwal Kebaktian Hari Minggu
GEDUNG GKJ JAKARTA
Jl. Balai Pustaka Timur No. 1 Rawamangun, JAKARTA 13220
JAM KEBAKTIAN RUANG
06.30 Kebaktian Anak R. Anak. Lt. 2
06.30 Kebaktian Remaja R. Rapat-2 Lt. 2
06.30 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah
09.00 Ibadah Umum Bhs. Jawa R. Ibadah
17.00 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah

Jadwal Kebaktian:
KELOMPOK CCKS
Jl. Cempaka Baru VIII No. 12 Jakarta Pusat
SETIAP MINGGU ke-2 dan ke-4 Pukul 17.00,
Berbahasa Indonesia

...selengkapnya...

Artikel

TATA IBADAH MINGGU, 16 NOVEMBER 2014

Tema: “Bertanggung Jawab Atas Talenta Dari Tuhan”
===================================================================
PERSIAPAN
-    Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah.
-    Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.
-    Lonceng berbunyi
-    Pembacaan warta gereja
-    Saat Teduh
-    Lonceng berbunyi, umat berdiri.
-    Seorang anggota Majelis menyalakan Lilin Ibadah.
-    Pengkhotbah, anggota majelis masuk ke ruang ibadah
-    Penyerahan Alkitab dan pengkhotbah menuju ke mimbar

VOTUM
P    : Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.  (Maz 124:8)
U    :  (Menyanyikan “Amin, Amin, Amin.” KJ 478c)

SALAM
P    : Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kamu. (Ef 1:2)
U    : Juga menyertai saudara

(menyanyikan Kidung Muda-Mudi 163: Bagimu Damai Sejaht’ra, berulang-ulang sambil bersalam-salaman)

NYANYIAN               Muliakan Tuhan Allah (KJ 14:1-3)

HUKUM KASIH           (Umat Duduk)
Pnt : Markus 12:29-31

NYANYIAN              ’Ku Ingin Berperangai (NKB 122:1-3)

BERITA ANUGERAH & PETUNJUK HIDUP BARU   
P :    Roma 12:3-5

NYANYIAN              Yesus Menginginkan Daku   (KJ 424:1-4)    (Umat Berdiri)
(Bait 1: semua; bait 2: perempuan; bait 3: laki-laki; bait 4: semua; Refr.: semua)

PELAYANAN FIRMAN       (Umat Duduk)
-    Doa Syukur & Mohon Penerangan Roh Kudus
P : ..... dalam Kristus, Firman yang telah menjadi Manusia, kami berdoa
U: Amin

-    Pembacaan Alkitab
Ø    Bacaan I : Hakim-hakim 4:1-7
PP: Demikianlah Sabda Tuhan
U : Puji Syukur kepada Allah
Ø    Bacaan Tanggapan :     Mazmur 123
Ø    Bacaan II : 1 Tesalonika 5:1-11
Pnt : Demikianlah sabda Tuhan
U   : Puji syukur kepada Allah
Ø    Bacaan Injil : Matius 25:14-30
P : Demikianlah Injil Yesus Kristus. Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan  firman Allah dan yang memeliharanya (Luk. 11:28). Haleluya!
U : (menyanyikan Haleluya KJ 473b)
-    Khotbah

-    Nyanyian respon:         Tolong  Aku, Tuhan (KJ 462:1-4)

PELAYANAN SAKRAMEN BAPTIS ANAK – pk. 17.00 wib         
-    Pembacaan Pertelaan
-    Nyanyian  :                  Biarlah Semua Anak (KJ 154:1)
-    Pelayanan Sakramen Baptis
-    Nyanyian  :                  Biarlah Semua Anak  (KJ 154:2)
-    Penyampaian Berkat
-    Penyerahan kepada jemaat

DOA BAPA KAMI (diakhiri Doxology – KJ 475)

DOA SYAFAAT
P : (………. dalam Pengasihan-Mu kami mohon…)
U: Dengarkanlah permohonan kami. Amin.

PADUAN SUARA : PS Soli Deo  -- pk. 17.00 wib

PERSEMBAHAN
-    Ayat Penghantar : 2 Korintus 9:6-8   
-    Nyanyian :                          Pakailah Seluruh Hidupmu (PKJ 153:1-2)
-    Pengedaran kantong
-    Nyanyian (Umat berdiri) :     Pakailah Seluruh Hidupmu (PKJ 153:3)
-    Doa

NYANYIAN                                Pakailah Waktu Anug’rah Tuhanmu (PKJ 274:1-2)



PENGAKUAN IMAN RASULI

BERKAT
P :   TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. (Bil. 6:24-26)
U : Amin. Syukur kepada Allah

NYANYIAN                               Pakailah Waktu Anug’rah Tuhanmu (PKJ 274:3)

SAAT TEDUH

PENUTUP
-    Seorang Anggota Majelis mematikan Lilin Ibadah
-    Lonceng Berbunyi
-    Pengkhotbah & Pendamping Pengkhotbah menuju pintu keluar


Komibdh/gkjjkt/2014   

15 Nov 2014 ,written by Nikimaserika
 

Bertanggungjawab Atas Talenta dari Tuhan (rENUNGAN wg-16-11-14)

Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
(Mat.25:29)

Pak Tarto memiliki uang 500 juta. Uang tersebut ia pergunakan untuk membeli tanah dan juga material bangunan. Lalu pak Tarto membangun rumah. Keramahan dan keterbukaan pak Tarto membuat banyak kawan dan juga tetangga yang datang ke rumahnya. Apalagi didukung rumah yang menarik  (dari bentuk bangunan /arsitekturnya dan juga pewarnaan bangunan serta pengaturan ruangan). Tetangga dan kawan-kawan pak Tarto banyak yang memberi komentar, tanggapan, kritik dan juga masukkan.
Pak Tarto menampung semua itu. Salah satu masukan yang dirasa menarik adalah memanfaatkan atau memfungsikan salah satu tempat/lokasi untuk dijadikan warung. Cerita singkatnya, tidak sampai 10 tahun, pak Tarto membangun rumahnya menjadi 3 lantai. Dan di lantai dasar, selain digunakan untuk buka warung juga ada sebagaian yang sering digunakan untuk pertemuan RT,  Persekutuan Doa/PA dan juga latihan Paduan Suara. 
Yang tidak kalah menarik adalah keberhasilan pak Tarto dan Ibu dalam mendampingi anak-anaknya. Kurang dari 20 tahun tinggal ditempat tersebut, pak Tarto telah mampu mendukung 3 orang anaknya menyelesaikan kuliahnya.
Cerita di atas atau yang serupa mungkin cukup sering kita dengar atau perhatikan. Apakah yang mungkin menginspirasi saudara?
Ada NILAI  pada mata uang yang dimiliki pak Tarto. Ketika itu dikelola dengan perjuangan yang sungguh, maka menghasilkan NILAI BARU, yaitu : bangunan rumah    (bentuk rumah, ruangan dan warna bangunan). Ketika disatukan dengan NILAI YANG LAIN, yaitu yang dimiliki pak Tarto berupa: keterbukaan, keramahan dan menghargai pendapat orang lain dan dikelola lebih lanjut dalam proses perjuangannya, maka rumah pak Tarto berkembang secara fisik dan fungsi. Demikian pula ketika NILAI-NILAI itu difungsikan untuk MENGELOLA NILAI-NILAI  lain (seperti, kehadiran dan keberadaan anak-anak), maka kebahagiaan meliputi keluarga pak Tarto.    Bahkan orang lainpun turut merasakan dan memungkinkan belajar dari pak Tarto.
TALENTA, sesuatu yang ber NILAI yang dikaruniakan Tuhan pada kita untuk disadari dan dikelola (Mat. 25:14-30). Untuk dikelola baik pada saat ini maupun dalam perjalanan hidup; dalam proses menuju pada kebahagiaan kekal dan keselamatan sempurna, pada kedatangan Tuhan yang kedua kali. Amin.

Doa:     Tuhan, bimbinglah senantiasa dalam menyadari dan mengelola talenta yang  telah Tuhan berikan.  Amin.


Pdt. Hosea Sudarna

15 Nov 2014 ,written by Nikimaserika
 

TATA IBADAH BULAN KELUARGA MINGGU, 9 NOVEMBER 2014


Tema: “Keluarga Yang Setia Beribadah Kepada Tuhan”
===================================================================
PERSIAPAN
-    Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah.
-    Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.
-    Lonceng berbunyi
-    Pembacaan warta gereja
-    Saat Teduh
-    Lonceng berbunyi,umat berdiri,menyanyikan “Hai, Puji Nama-Nya” PKJ 55:1-3
-    Seorang anggota Majelis menyalakan Lilin Ibadah.
-    Pengkhotbah, anggota majelis dan perwakilan keluarga masuk ke ruang ibadah
-    Penyerahan Alkitab dan pengkhotbah menuju ke mimbar

VOTUM
P    : Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. (Maz 124:8)
U    : (Menyanyikan “Amin, Amin, Amin, Amin, Amin” KMM  174) 3x

SALAM
P    : Kasih karunia menyertai semua orang, yang mengasihi Tuhan kita Yesus Kristus dengan kasih    yang tidak binasa. (Flp 6:24)
U    : Juga menyertai saudara

(menyanyikan Kidung Muda-Mudi 163: Bagimu Damai Sejaht’ra, berulang-ulang sambil bersalam-salaman)

NYANYIAN             Hai, Puji Nama-Nya (PKJ 55:4-5)

HIDUP SALING MENGASIHI   (Umat Duduk)
Pnt : 1 Yohanes 3:11, 15-16

NYANYIAN              Bila Kurenung Dosaku (PKJ 37:1-2)

BERITA ANUGERAH & PETUNJUK HIDUP BARU   
P :    Ibrani 12:5b-6

NYANYIAN            Inilah Rumah Kami (PKJ 288:1-4)    (Umat Berdiri)
(Bait 1: semua; bait 2: anak; bait 3: orangtua; bait 4: semua; Refr.: semua)

PENYAMBUTAN & PENERIMAAN KELUARGA BARU  (Umat Duduk)

PELAYANAN FIRMAN
-    Nyanyian             Datanglah, Ya Roh Kudus (PKJ 300)
-    Doa Syukur & Mohon Penerangan Roh Kudus
P : ..... dalam Kristus, Firman yang telah menjadi Manusia, kami berdoa
U: Amin
-    Pembacaan Alkitab
Ø    Bacaan I : Yosua 24:1-3a, 14-25
PP: Demikianlah Sabda Tuhan
U : Puji Syukur kepada Allah
Ø    Bacaan Tanggapan : Mazmur  78:1-7
Ø    Bacaan II : 1 Tesalonika 4:13-18
Pnt: Demikianlah sabda Tuhan
U : Puji syukur kepada Allah
Ø    Bacaan Injil : Matius 25:1-13
P : Demikianlah Injil Yesus Kristus.
(menyanyikan PKJ 229:1-2) – Berbahagia Orang-orang
P : Berbahagia orang-orang yang mendengarkan firman-Nya.
U : Haleluya, Haleluya! O, berbahagialah!
P : Berbahagia orang-orang yang pelihara firman-Nya.
U : Haleluya. Haleluya! O, berbahagialah

-    Khotbah

-    Nyanyian respon:         Janji Yang Manis (PKJ 165:1-3)

PENYEGARAN JANJI PERKAWINAN
-    Penjelasan Makna Penyegaran Janji Perkawinan
-    Pengucapan Penyegaran Janji Perkawinan
-    Berkat
-    Nyanyian
Bahagialah Tiap Rumah Tangga
(KJ 318:1-2)

1.     Bahagialah tiap rumah tangga (KJ 318:1-2)
yang menerima Dikau ya Tuhan,
Engkau sahabat yang paling dicinta,
Tamu yang paling dimuliakan.
Setiap hati girang menyambut-Mu,
mata memandang-Mu penuh seri.
Setiap bibir bertanya pada-Mu,
“Mana perintah yang Engkau beri.”
2.    Bahagialah tiap rumah tangga
Jika sehati dalam kasih-Mu.
Suami-isteri berjalan seiring
atas landasan iman yang teguh.
Tetap bersatu dalam untung-malang
di dalam suka-duka hidupnya.
Hanyalah satu yang didambakannya:
tinggal bersama-Mu selamanya

DOA BAPA KAMI (dinyanyikan bersama)

DOA UNTUK PUTRAKU

Tuhanku…
Bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk mengetahui kelemahannya.
Dan, berani menghadapi dirinya sendiri saat dalam ketakutan.
Manusia yang bangga dan tabah dalam kekalahan.
Tetap Jujur dan rendah hati dalam kemenangan.
Bentuklah puteraku menjadi manusia yang berhasrat mewujudkan cita-citanya
dan tidak hanya tenggelam dalam angan-angannya saja.
Seorang Putera yang sadar bahwa
mengenal Engkau dan dirinya sendiri adalah landasan segala ilmu pengetahuan.
Tuhanku…
Aku mohon, janganlah pimpin puteraku di jalan yang mudah dan lunak.
Namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan.
Biarkan puteraku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai dan senantiasa belajar
untuk mengasihi mereka yang tidak berdaya.
Ajarilah dia berhati tulus dan bercita-cita tinggi,
sanggup memimpin dirinya sendiri,
sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain.
Berikanlah hamba seorang putra
yang mengerti makna tawa ceria
tanpa melupakan makna tangis duka.
Putera yang berhasrat
Untuk menggapai masa depan yang cerah
namun tak pernah melupakan masa lampau.
Dan, setelah semua menjadi miliknya…
Berikan dia cukup Kejenakaan
sehingga ia dapat bersikap sungguh-sungguh
namun tetap mampu menikmati hidupnya.
Tuhanku…
Berilah ia kerendahan hati…
Agar ia ingat akan kesederhanaan dan keagungan yang hakiki…
Pada sumber kearifan, kelemahlembutan, dan kekuatan yang sempurna…
Dan, pada akhirnya bila semua itu terwujud,
hamba, ayahnya, dengan berani berkata “hidupku tidaklah sia-sia”
(Douglas Mac Arthur adalah seorang jenderal yang sangat ternama dimasa perang dunia kedua. Disamping seorang pemimpin yang sangat disegani baik oleh kawan maupun lawan, beliau adalah seorang bapak yang sangat baik dalam mendidik anaknya. Sampai sampai ditengah kesibukannya beliau masih sempat menulis puisi yang merupakan doa dan harapannya pada si anak.
Puisi tersebut dipersembahkan bagi putra tercintanya yang pada saat itu baru berusia 14 tahun. Tercermin sebuah harapan besar seorang ayah kepada anaknya. Puisi tersebut diberinya judul “Doa untuk Putraku”.)

(Dilanjutkan Doa Syafaat oleh Pendeta. Diakhiri dengan “Dalam Pengasihan-Mu kami mohon…”)
U: Dengarkanlah permohonan kami. Amin.

PADUAN SUARA :
-    Paduan Suara Pemuda – pk. 06.30 wib
-    Keroncong Nafiri            -- pk. 17.00 wib

PERSEMBAHAN
-    Ayat Penghantar : Mazmur 75:2a   
-    Nyanyian :               Bukan Kar’na Upahmu (PKJ 265:1)
-    Pengedaran kantong
-    Nyanyian (Umat berdiri):     Bukan Kar’na Upahmu (PKJ 265:2)
-    Doa

NYANYIAN                      Berlimpah Sukacita Di Hatiku (PKJ 216:1-3)

PENGAKUAN IMAN RASULI (dinyanyikan dari KJ 280)

BERKAT
P :   TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.  (Bil. 6:24-26)
U : Amin. Syukur kepada Allah

NYANYIAN                       Berlimpah Sukacita Di Hatiku (PKJ 216:4-5)

SAAT TEDUH

PENUTUP
-    Seorang Anggota Majelis mematikan Lilin Ibadah
-    Lonceng Berbunyi
-    Pengkhotbah & Pendamping Pengkhotbah menuju pintu keluar

Komibdh/gkjjkt/2014

08 Nov 2014 ,written by Nikimaserika
 

”Tetapi aku dan seisi rumahku….”

SATUHARAPAN.COM – ”Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan,” tegas Yosua di hadapan umat Israel. Dengan pernyataan ini, Yosua menegaskan bahwa dia beserta keluarganya memahami diri sebagai hamba Tuhan. Dan sebagai hamba Tuhan, tak ada jalan lain bagi mereka kecuali beribadah kepada Tuhan.

Kehambaan seseorang dibuktikan dengan kenyataan kepada siapa dia tunduk. Berkenaan dengan tunduk di sini, pastilah tidak tunduk secara oral, tetapi juga dalam tindakan. Kehambaan seseorang tidak ditentukan oleh apa yang dikatakannya, tetapi apa yang dilakukannya. Nah, di Sikhem Yosua mengajak Israel untuk tetap bersikap dan bertindak sebagai hamba dalam keadaan apa pun—siap sedia melayani.

Pada kenyataannya, banyak orang yang tidak sungguh-sungguh serius menjalani predikat sebagai hamba Tuhan. Kristus mengumpamakan orang-orang macam begini seperti gadis-gadis bodoh, yang membawa pelita namun tidak membawa minyak cadangan (Mat. 25:1-12).

Mereka bukan sekelompok gadis jahat. Mereka adalah orang-orang tulus yang senang mendapatkan tugas sebagai penyambut mempelai. Tetapi, yaitu tadi, di mata Yesus mereka bodoh karena tidak membawa minyak cadangan. Mereka disebut bodoh karena tidak siap merespons perubahan.

Mempelai itu terlambat. Mereka tidak mampu merespons kemungkinan itu. Mereka pikir semua akan baik-baik saja. Ketika mempelai datang, habislah minyak dalam pelita mereka. Artinya, mereka tidak dapat lagi menjalani tugas itu. Ya, apa artinya penyambut mempelai tanpa pelita yang menyala. Mereka tidak dapat lagi menjalani tugas mereka dengan baik. Akibatnya, mereka ditolak Sang Mempelai.

Kisah gadis-gadis bijaksana dan gadis-gadis bodoh itu memperlihatkan betapa pentingnya menanggapi perubahan. Pada kenyataannya, tidak ada yang pasti di dunia ini. Namun, dalam ketidakpastian itu, panggilan kita tetap: menjadi hamba Tuhan.

Dalam keadaan apa pun kita dituntut bersikap dan bertindak sebagai hamba Tuhan. Itulah makna dari tindakan berjaga-jaga! Yakni selalu siap bersikap dan bertindak sebagai hamba!

Bicara soal strategi, pembaruan perjanjian dalam kitab Yosua merupakan bagian dari upaya untuk senantiasa berjaga-jaga. Umat Tuhan tidak boleh terlena. Mereka harus senantiasa mengingat jatidiri mereka. Siapakah kita? Jawaban dari pertanyaan ini akan membuat kita hidup berdasarkan jawaban tersebut.

Yosua menantang Israel. Namun, tantangan itu tak hanya kepada Israel. Yosua telah lebih dahulu menantang dirinya. Dan jawabnya: ”Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan!”


ymindrasmoro

08 Nov 2014 ,written by Nikimaserika
 

TATA IBADAH BULAN KELUARGA MINGGU, 2 NOVEMBER 2014


Tema: “Keluarga Yang Saling Melayani Dengan Tulus”
===================================================================
PERSIAPAN
-    Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah.
-    Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.
-    Lonceng berbunyi
-    Pembacaan warta gereja
-    Saat Teduh
-    Lonceng berbunyi, umat berdiri, menyanyikan “Mari Kita Puji” (PKJ 17:1-2)
-    Seorang anggota Majelis menyalakan Lilin Ibadah.
-    Pengkhotbah, anggota majelis dan perwakilan keluarga masuk ke ruang ibadah
-    Penyerahan Alkitab dan pengkhotbah menuju ke mimbar

VOTUM
P    : Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.
(Maz 124:8)
U    : (Menyanyikan “Amin, Amin, Amin, Amin, Amin” KMM  174) 3x

SALAM
P    : Kasih karunia menyertai semua orang, yang mengasihi Tuhan kita Yesus Kristus
dengan kasih yang tidak binasa. (Flp 6:24)
U    : Juga menyertai saudara

(menyanyikan Kidung Muda-Mudi 163: Bagimu Damai Sejaht’ra, berulang-ulang sambil bersalam-salaman)

NYANYIAN             Angkatlah Hatimu Pada Tuhan (PKJ 4:1-2)

HIDUP SALING MENGASIHI   (Umat Duduk)
Pnt : Roma 12:9-10

NYANYIAN              Tuhanku, Bila Hati Kawanku (KJ 467:1-3)

BERITA ANUGERAH & PETUNJUK HIDUP BARU (Amsal 3:1-14)    (Umat Berdiri)
Dinyanyikan: ”Wahai Anakku, Janganlah Kaulupakan” PKJ 283:1-4
(bait 1: Para bapak; bait 2: Para ibu; bait 3: anak; bait 4: semua)       

PRESENTASI/PROMOSI KOMISI ANAK   (Umat Duduk)

PENYAMBUTAN & PENERIMAAN KELUARGA BARU

INISIASI
-    Penjelasan tentang Inisiasi
-    Pelayanan Inisiasi
-    Pengutusan & Berkat

PADUAN SUARA: PS Pemuda – pk. 06.30 wib

PELAYANAN FIRMAN
-    Doa Syukur & Mohon Penerangan Roh Kudus
P : ..... dalam Kristus, Firman yang telah menjadi Manusia, kami berdoa
U: Amin
-    Pembacaan Alkitab
Ø    Bacaan I : Yosua 3:7-17
PP: Demikianlah Sabda Tuhan
U : Puji Syukur kepada Allah
Ø    Bacaan Tanggapan : Mazmur  107:1-8, 33-37
Ø    Bacaan  II : 1 Tesalonika 2:9-13
Pnt : Demikianlah sabda Tuhan
U : Puji syukur kepada Allah
Ø    Bacaan Injil : Matius 23:1-12
P : Demikianlah Injil Yesus Kristus.
(menyanyikan PKJ 229:1-2)- Berbahagia Orang-orang
P : Berbahagia orang-orang yang mendengarkan firman-Nya.
U: Haleluya, Haleluya! O, berbahagialah!
P : Berbahagia orang-orang yang pelihara firman-Nya.
U: Haleluya. Haleluya! O, berbahagialah

-    Khotbah

-    Nyanyian respon:         Semua Orang Inginkan Kebenaran  (PKJ 279:1-3)

PENEGUHAN ANGGOTA MAJELIS BARU (ibadah pk. 06.30 wib)
-    Pembacaan Pertelaan
-    Pengucapan Janji
-    Peneguhan & Berkat
-    Nyanyian             ”Syukur Kami Pada-Mu” (KJ 320:1-2)
-    Penandatanganan PPA GKJ
-    Penyerahan Kepada Jemaat

DOA BAPA KAMI (dinyanyikan bersama)

DOA SYAFAAT
P    : (diakhiri dengan....”Dalam pengasihan-Mu, kami mohon”)
U    : Dengarkanlah permohonan kami. Amin.

PERSEMBAHAN
-    Ayat Penghantar:     Roma 12:1   
-    Nyanyian:             Apalah Arti Ibadahmu (PKJ 264:1-2)
-    Pengedaran kantong
-    Nyanyian (Umat berdiri) :     Apalah Arti Ibadahmu (PKJ 264:3)
-    Doa

NYANYIAN             Keluarga Yang Damai (PKJ 286:1-2)

PENGAKUAN IMAN RASULI

BERKAT
P :   TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. (Bil. 6:24-26)
U : Amin. Syukur kepada Allah

NYANYIAN             Keluarga Yang Damai  (PKJ 286:3)

SAAT TEDUH

PENUTUP
-    Seorang Anggota Majelis mematikan Lilin Ibadah
-    Lonceng Berbunyi
-    Pengkhotbah & Pendamping Pengkhotbah menuju pintu keluar


Komibdh/gkjjkt/2014

01 Nov 2014 ,written by Nikimaserika
 


Page 10 of 13