• Bacaan Alkitab
  • Latihan
  • Jadwal

 

 

BACAAN ALKITAB 
Tgl. 4-10 April 2011

 

Senin,  4 April   2011

Yeremia 16:10-21; Mazmur 89:19-52;
Roma 7:1-12; Yohanes 6:1-15
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: "Jangan mengingini!"   (Roma 7:7)

Selasa, 5 April 2011

Yeremia 17:19-27; Mazmur 94:1-17;
Roma 7:13-25; Yohanes 6:16-27
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."   (Yohanes 6:27)

Rabu,  6 April  2011

Yeremia 18:1-11; Mazmur 119:121-144;
Roma 8:1-11; Yohanes 6:28-40
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. (Yoh. 6:37)

Kamis,  7 April 2011

Yeremia 22:13-23; Mazmur 73:1-12;
Roma 8:12-27; Yohanes 6:41-51
Maka bersungut-sungutlah orang Yahudi tentang Dia, karena Ia telah mengatakan: "Akulah roti yang telah turun dari sorga."(Yohanes 6:41)

Jumat,  8 April 2011

Yeremia 23:1-8; Mazmur 107:1-16;
Roma 8:28-39; Yohanes 6:52-59
Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.   (Yohanes 6:57)

Sabtu,  9 April 2011

Yeremia 23:9-15; Mazmur 33:6-22; 
Roma 9:1-18; Yohanes 6:60-71
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.   (Yohanes 6:63)

Minggu,  10  April  2011

Yehezkiel 37:1-14; Mazmur 130;
Roma 8:6-11; Yohanes 11:1-45
Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"(Yohanes 11:40

 

  1. Karawitan Sekar Pamuji, setiap hari Senin Pk. 19.00 WIB  di GKJ Jakarta
  2. Paduan Suara Perumnas Klender, setiap hari Senin Pk. 19.00-21.00 di RPK Kinanthi Perumnas Klender.
  3. Paduan Suara Haleluya,  setiap hari Selasa Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  4. Paduan Suara Adiyuswa, setiap hari Rabu Pk. 10.00 s.d. 11.30 WIB di GKJ Jakarta
  5. Paduan Suara Rama A, setiap hari Rabu pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  6. Paduan Suara Ibu Sara, setiap hari Kamis pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  7. Paduan Suara Hosana Cipinang Baru, setiap hari Jumat Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  8. TMC, setiap hari Sabtu Pk. 18.00  WIB di GKJ Jakarta
  9. Paduan suara Nafiri, setiap hari Sabtu,    Pk. 18.30 dan Minggu, Pk. 10.00   WIB di GKJ Jakarta
  10. Olah Raga (Senam Jantung Sehat, Pencegahan Kropos Tulang) diselenggarakan hari Sabtu Pk. 07.00 WIB di GKJ Jakarta
  11. Paduan suara anak, latihan setiap hari Minggu Pk. 08.30  WIB di GKJ Jakarta
  12. Paduan Gitar Serafim latihan setiap hari Minggu Pk. 09.00 WIB di GKJ Jakarta
  13. Paduan Suara Kelp. Cipinang Muara, latihan setiap hari Senin Pk. 19.00 - 20.30 WIB di Rumah Bp. Suradi P., Jl. A Cip. Muara

 

.

Jadwal Kebaktian Hari Minggu
GEDUNG GKJ JAKARTA
Jl. Balai Pustaka Timur No. 1 Rawamangun, JAKARTA 13220
JAM KEBAKTIAN RUANG
06.30 Kebaktian Anak R. Anak. Lt. 2
06.30 Kebaktian Remaja R. Rapat-2 Lt. 2
06.30 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah
09.00 Ibadah Umum Bhs. Jawa R. Ibadah
17.00 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah

Jadwal Kebaktian:
KELOMPOK CCKS
Jl. Cempaka Baru VIII No. 12 Jakarta Pusat
SETIAP MINGGU ke-2 dan ke-4 Pukul 17.00,
Berbahasa Indonesia

...selengkapnya...

Artikel

BACAAN ALKITAB 9-15 November 2015

Senin, 9 November 2015

Amsal 2:1-17; Mazmur 139:1-10;

Lukas 17:1-6

 

Selasa,10 November 2015

Amsal 2:18-22; Mazmur 34:16-19;

Lukas 17:7-10

 

Rabu, 11 November 2015

Amsal 3:1-10; Mazmur 82:3-7;

Lukas 17:11-17

 

Kamis, 12 November 2015

Amsal 3:11-26; Mazmur 119:89-91;

Lukas 17:20-25

 

Jumat, 13 November 2015

Amsal 5:1-14; Mazmur 19:2-5;

Lukas 17:26-37

 

Sabtu, 14 November 2015

Amsal 5:15-23; Mazmur 105:36-43;

Lukas 18:1-8

 

Minggu, 15 November 2015

Daniel 12:1-3; Mazmur 16;

Ibrani 10:11-25; Markus 13:1-8

07 Nov 2015 ,written by Nikimaserika
 

Penyelenggaraan Ilahi

SATUHARAPAN.COM – Betapa besar perbedaan dua kelompok orang dalam bacaan Injil Minggu ini (Mrk. 12:38-44). Penginjil Markus tidak menyebut nama. Dia, mengutip perkataan Yesus, hanya menyebut ahli-ahli Taurat dan janda miskin.

 

Kita tidak pernah tahu secara pasti siapa ahli Taurat yang dimaksud, juga janda miskin itu. Kelihatannya, Sang Guru dari Nazaret hendak menekankan perbedaan sikap keberagamaan manusia.

 

Ahli Taurat dan Janda Miskin

 

Kelompok pertama terlihat rajin beribadah. Namun, Yesus mengkritik mereka: ”Hati-hatilah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan di pasar, yang suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan di tempat terhormat dalam perjamuan...” (ay. 28-39).

 

Kata ”suka” yang dipakai Yesus agaknya menyiratkan bahwa Kegiatan agama itu dilakukan untuk menyenangkan diri, bahkan menjadi  kegemaran rutin. Ibadah menjadi hobi, sekadar pemuas emosi belaka.

 

Ibadah macam begini cenderung membuat orang jauh dari realitas. Bahkan, sikap hidup hariannya bisa sangat berbeda. Tengoklah catatan selanjutnya: ”Mereka menelan rumah janda-janda...” (ay. 40).

 

Lebih gawat lagi, mereka menjadikan ibadah sebagai topeng untuk menutupi semua kejahatan mereka. Yesus menyatakan: ”mereka mengelabui mata orang dengan mengucapkan doa yang panjang-panjang.” (ay. 40).

 

Kelompok kedua—seorang janda—mempersembahkan seluruh nafkahnya kepada Tuhan. Kisahnya berkumandang hingga kini karena tindakannya unik. Begitu uniknya, hingga Yesus memujinya: ”Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya.” (Mrk. 12:44).

 

Bagi janda tersebut, ibadah bukan hobi, pengisi waktu luang, atau sekadar pemuas emosi. Bagi dia, beribadah merupakan panggilan manusia sebagai hamba Allah. Kalau tidak beribadah, malah aneh karena mengingkari keberadaan diri.

 

Yang dilakukannya merupakan buah penghayatan diri sebagai hamba Allah. Karena itu, dia mempersembahkan seluruh nafkahnya. Mempersembahkan berarti memberi dalam sikap hati sembah.

 

Mungkin ada yang mencibir perbuatan janda itu: ”Miskin, kok sombong!” Tetapi, baginya ibadah memang bukan untuk mencari pujian. Sehingga dia tidak perlu merasa terluka seandainya ada orang mencemoohnya.

 

Janda miskin itu melakukannya karena harus melakukannya. Dia melakukannya dengan tulus tanpa pamrih. Sekali lagi, karena dia meyakini beribadah merupakan hakikat manusia!

 

Janda itu berbuat demikian karena percaya apa yang ada padanya—bahkan hidupnya sendiri—merupakan karunia Tuhan. Dia sanggup mempersembahkan seluruh nafkahnya karena dia memercayai Tuhan. Dia menyerahkan diri sepenuhnya pada penyelenggaraan Ilahi.

 

Janda miskin itu—yang tidak kita ketahui namanya—agaknya meyakini ucapan pemazmur: ”Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya...” (Mzm. 127:1).

Yoel M. Indrasmoro

Penyelenggaraan Ilahi

 

SATUHARAPAN.COM – Betapa besar perbedaan dua kelompok orang dalam bacaan Injil Minggu ini (Mrk. 12:38-44). Penginjil Markus tidak menyebut nama. Dia, mengutip perkataan Yesus, hanya menyebut ahli-ahli Taurat dan janda miskin.

 

Kita tidak pernah tahu secara pasti siapa ahli Taurat yang dimaksud, juga janda miskin itu. Kelihatannya, Sang Guru dari Nazaret hendak menekankan perbedaan sikap keberagamaan manusia.

 

Ahli Taurat dan Janda Miskin

 

Kelompok pertama terlihat rajin beribadah. Namun, Yesus mengkritik mereka: ”Hati-hatilah terhadap ahli-ahli Taurat yang suka berjalan-jalan memakai jubah panjang dan suka menerima penghormatan di pasar, yang suka duduk di tempat terdepan di rumah ibadat dan di tempat terhormat dalam perjamuan...” (ay. 28-39).

 

Kata ”suka” yang dipakai Yesus agaknya menyiratkan bahwa Kegiatan agama itu dilakukan untuk menyenangkan diri, bahkan menjadi  kegemaran rutin. Ibadah menjadi hobi, sekadar pemuas emosi belaka.

 

Ibadah macam begini cenderung membuat orang jauh dari realitas. Bahkan, sikap hidup hariannya bisa sangat berbeda. Tengoklah catatan selanjutnya: ”Mereka menelan rumah janda-janda...” (ay. 40).

 

Lebih gawat lagi, mereka menjadikan ibadah sebagai topeng untuk menutupi semua kejahatan mereka. Yesus menyatakan: ”mereka mengelabui mata orang dengan mengucapkan doa yang panjang-panjang.” (ay. 40).

 

Kelompok kedua—seorang janda—mempersembahkan seluruh nafkahnya kepada Tuhan. Kisahnya berkumandang hingga kini karena tindakannya unik. Begitu uniknya, hingga Yesus memujinya: ”Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya.” (Mrk. 12:44).

 

Bagi janda tersebut, ibadah bukan hobi, pengisi waktu luang, atau sekadar pemuas emosi. Bagi dia, beribadah merupakan panggilan manusia sebagai hamba Allah. Kalau tidak beribadah, malah aneh karena mengingkari keberadaan diri.

 

Yang dilakukannya merupakan buah penghayatan diri sebagai hamba Allah. Karena itu, dia mempersembahkan seluruh nafkahnya. Mempersembahkan berarti memberi dalam sikap hati sembah.

 

Mungkin ada yang mencibir perbuatan janda itu: ”Miskin, kok sombong!” Tetapi, baginya ibadah memang bukan untuk mencari pujian. Sehingga dia tidak perlu merasa terluka seandainya ada orang mencemoohnya.

 

Janda miskin itu melakukannya karena harus melakukannya. Dia melakukannya dengan tulus tanpa pamrih. Sekali lagi, karena dia meyakini beribadah merupakan hakikat manusia!

 

Janda itu berbuat demikian karena percaya apa yang ada padanya—bahkan hidupnya sendiri—merupakan karunia Tuhan. Dia sanggup mempersembahkan seluruh nafkahnya karena dia memercayai Tuhan. Dia menyerahkan diri sepenuhnya pada penyelenggaraan Ilahi.

 

Janda miskin itu—yang tidak kita ketahui namanya—agaknya meyakini ucapan pemazmur: ”Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya...” (Mzm. 127:1).

 

Yoel M. Indrasmoro

07 Nov 2015 ,written by Nikimaserika
 

TATA IBADAH MINGGU GEREJA KRISTEN JAWA JAKARTA Minggu, 8 November 2015

Tema: “Allah Memelihara Melalui Karya Orang Yang Terpinggirkan”

PERSIAPAN

Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah.

Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.

Lonceng berbunyi

Pembacaan warta gereja

Saat Teduh

Lonceng berbunyi, umat berdiri, seorang anggota Majelis menyalakan lilin ibadah

Pengkhotbah dan anggota majelis masuk ke ruang ibadah

VOTUM

P: Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. (Maz 124:8)

U:   (Menyanyikan “Amin, Haleluya” NKB 226)

 

SALAM

P: Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa, dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih. (2 Yoh 1:3)

 

(menyanyikan Kidung Muda-Mudi 163: Bagimu Damai Sejaht’ra, berulang-ulang sambil bersalam-salaman)

 

NYANYIAN Muliakan Tuhan Allah (KJ 14:1-3)

PERINTAH MENGASIHI – Umat Duduk

Pnt : 1 Korintus 13:1-3

 

NYANYIAN Sekalipun Diriku Dapat Berkata-kata  (PKJ 277:1-3)

BERITA ANUGERAH & PETUNJUK HIDUP BARU

P: Ibrani 9:24-28

 

NYANYIAN (Umat Berdiri) Perubahan Besar (PKJ 239:1-3)

PELAYANAN FIRMAN – Umat Duduk

- Doa Syukur & Mohon Penerangan Roh Kudus

P     : ..... dalam Kristus, Firman yang telah menjadi Manusia, kami berdoa

P+U: Amin

- Pembacaan Alkitab

& Bacaan I: 1 Raja-raja 17:8-16

PP: Demikianlah Sabda Tuhan

U : Puji Syukur kepada Allah

& Bacaan Tanggapan:  Mazmur 146

& Bacaan  II:  Markus 12:38-44

P: Demikianlah Injil Yesus Kristus. Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan

firman Allah dan yang memeliharanya (Luk. 11:28). Haleluya!

U: (menyanyikan “Haleluya” KJ 473b)

 

Y Khotbah

Y Nyanyian respon: Sungguh Inginkah Engkau Lakukan (NKB 212:1-3)

 

PADUAN SUARA: PS Penggilingan – pk. 06.30 wib

DOA BAPA KAMI

DOA SYAFAAT

P: (doa diakhiri dengan ungkapan: “… dalam pengasihan-Mu, kami mohon ...”)

U: (menyanyikan: “Ya Tuhan, Dengarkanlah Doaku” Taize 19) 3x

 

PADUAN SUARA:

- Sdr. Ricky Sobana  – pk. 06.30 wib

- PS Solideo             -- pk. 16.00 wib

- Andang & Dita        -- pk.18.30 wib

 

PERSEMBAHAN

- Ayat Penghantar: Matius 6:19-21

- Nyanyian: Janganlah Kumpulkan Harta (PKJ 271:1-2)

- Pengedaran kantong

- Nyanyian (Umat berdiri): Janganlah Kumpulkan Harta (PKJ 271:3)

- Doa

 

NYANYIAN (Umat tetap berdiri) Di Jalan Hidup Yang Lebar,Sempit (NKB 200:1-3)

PENGAKUAN IMAN RASULI

 

BERKAT

P : TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;

TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. (Bil. 6:24-26)

U : Amin. Syukur kepada Allah

 

NYANYIAN Hidup Kita Yang Benar (KJ 450:1-3)

SAAT TEDUH

 

PENUTUP

- Seorang Anggota Majelis mematikan Lilin Ibadah

- Lonceng Berbunyi

- Pengkhotbah dan Pendamping Pengkhotbah menuju pintu keluar

Komibdh/gkjjkt/2015

TATA IBADAH MINGGU

GEREJA KRISTEN JAWA JAKARTA

Minggu, 8 November 2015

Tema: “Allah Memelihara Melalui Karya Orang Yang Terpinggirkan”

PERSIAPAN

Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah.

Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.

Lonceng berbunyi

Pembacaan warta gereja

Saat Teduh

Lonceng berbunyi, umat berdiri, seorang anggota Majelis menyalakan lilin ibadah

Pengkhotbah dan anggota majelis masuk ke ruang ibadah

VOTUM

P: Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. (Maz 124:8)

U:   (Menyanyikan “Amin, Haleluya” NKB 226)

 

SALAM

P: Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa, dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih. (2 Yoh 1:3)

 

(menyanyikan Kidung Muda-Mudi 163: Bagimu Damai Sejaht’ra, berulang-ulang sambil bersalam-salaman)

 

NYANYIAN Muliakan Tuhan Allah (KJ 14:1-3)

PERINTAH MENGASIHI – Umat Duduk

Pnt : 1 Korintus 13:1-3

 

NYANYIAN Sekalipun Diriku Dapat Berkata-kata  (PKJ 277:1-3)

BERITA ANUGERAH & PETUNJUK HIDUP BARU

P: Ibrani 9:24-28

 

NYANYIAN (Umat Berdiri) Perubahan Besar (PKJ 239:1-3)

PELAYANAN FIRMAN – Umat Duduk

- Doa Syukur & Mohon Penerangan Roh Kudus

P     : ..... dalam Kristus, Firman yang telah menjadi Manusia, kami berdoa

P+U: Amin

- Pembacaan Alkitab

& Bacaan I: 1 Raja-raja 17:8-16

PP: Demikianlah Sabda Tuhan

U : Puji Syukur kepada Allah

& Bacaan Tanggapan:  Mazmur 146

& Bacaan  II:  Markus 12:38-44

P: Demikianlah Injil Yesus Kristus. Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan

firman Allah dan yang memeliharanya (Luk. 11:28). Haleluya!

U: (menyanyikan “Haleluya” KJ 473b)

 

Y Khotbah

Y Nyanyian respon: Sungguh Inginkah Engkau Lakukan (NKB 212:1-3)

 

PADUAN SUARA: PS Penggilingan – pk. 06.30 wib

DOA BAPA KAMI

DOA SYAFAAT

P: (doa diakhiri dengan ungkapan: “… dalam pengasihan-Mu, kami mohon ...”)

U: (menyanyikan: “Ya Tuhan, Dengarkanlah Doaku” Taize 19) 3x

 

PADUAN SUARA:

- Sdr. Ricky Sobana  – pk. 06.30 wib

- PS Solideo             -- pk. 16.00 wib

- Andang & Dita        -- pk.18.30 wib

 

PERSEMBAHAN

- Ayat Penghantar: Matius 6:19-21

- Nyanyian: Janganlah Kumpulkan Harta (PKJ 271:1-2)

- Pengedaran kantong

- Nyanyian (Umat berdiri): Janganlah Kumpulkan Harta (PKJ 271:3)

- Doa

 

NYANYIAN (Umat tetap berdiri) Di Jalan Hidup Yang Lebar,Sempit (NKB 200:1-3)

PENGAKUAN IMAN RASULI

 

BERKAT

P : TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;

TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. (Bil. 6:24-26)

U : Amin. Syukur kepada Allah

 

NYANYIAN Hidup Kita Yang Benar (KJ 450:1-3)

SAAT TEDUH

 

PENUTUP

- Seorang Anggota Majelis mematikan Lilin Ibadah

- Lonceng Berbunyi

- Pengkhotbah dan Pendamping Pengkhotbah menuju pintu keluar

Komibdh/gkjjkt/2015

07 Nov 2015 ,written by Nikimaserika
 

TATA IBADAH MINGGU GEREJA KRISTEN JAWA JAKARTA Minggu, 8 November 2015

Tema: “Allah Memelihara Melalui Karya Orang Yang Terpinggirkan”

PERSIAPAN

Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah.

Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.

Lonceng berbunyi

Pembacaan warta gereja

Saat Teduh

Lonceng berbunyi, umat berdiri, seorang anggota Majelis menyalakan lilin ibadah

Pengkhotbah dan anggota majelis masuk ke ruang ibadah

VOTUM

P: Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. (Maz 124:8)

U:   (Menyanyikan “Amin, Haleluya” NKB 226)

 

SALAM

P: Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa, dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih. (2 Yoh 1:3)

 

(menyanyikan Kidung Muda-Mudi 163: Bagimu Damai Sejaht’ra, berulang-ulang sambil bersalam-salaman)

 

NYANYIAN Muliakan Tuhan Allah (KJ 14:1-3)

PERINTAH MENGASIHI – Umat Duduk

Pnt : 1 Korintus 13:1-3

 

NYANYIAN Sekalipun Diriku Dapat Berkata-kata  (PKJ 277:1-3)

BERITA ANUGERAH & PETUNJUK HIDUP BARU

P: Ibrani 9:24-28

 

NYANYIAN (Umat Berdiri) Perubahan Besar (PKJ 239:1-3)

PELAYANAN FIRMAN – Umat Duduk

- Doa Syukur & Mohon Penerangan Roh Kudus

P     : ..... dalam Kristus, Firman yang telah menjadi Manusia, kami berdoa

P+U: Amin

- Pembacaan Alkitab

& Bacaan I: 1 Raja-raja 17:8-16

PP: Demikianlah Sabda Tuhan

U : Puji Syukur kepada Allah

& Bacaan Tanggapan:  Mazmur 146

& Bacaan  II:  Markus 12:38-44

P: Demikianlah Injil Yesus Kristus. Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan

firman Allah dan yang memeliharanya (Luk. 11:28). Haleluya!

U: (menyanyikan “Haleluya” KJ 473b)

 

Y Khotbah

Y Nyanyian respon: Sungguh Inginkah Engkau Lakukan (NKB 212:1-3)

 

PADUAN SUARA: PS Penggilingan – pk. 06.30 wib

DOA BAPA KAMI

DOA SYAFAAT

P: (doa diakhiri dengan ungkapan: “… dalam pengasihan-Mu, kami mohon ...”)

U: (menyanyikan: “Ya Tuhan, Dengarkanlah Doaku” Taize 19) 3x

 

PADUAN SUARA:

- Sdr. Ricky Sobana  – pk. 06.30 wib

- PS Solideo             -- pk. 16.00 wib

- Andang & Dita        -- pk.18.30 wib

 

PERSEMBAHAN

- Ayat Penghantar: Matius 6:19-21

- Nyanyian: Janganlah Kumpulkan Harta (PKJ 271:1-2)

- Pengedaran kantong

- Nyanyian (Umat berdiri): Janganlah Kumpulkan Harta (PKJ 271:3)

- Doa

 

NYANYIAN (Umat tetap berdiri) Di Jalan Hidup Yang Lebar,Sempit (NKB 200:1-3)

PENGAKUAN IMAN RASULI

 

BERKAT

P : TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;

TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. (Bil. 6:24-26)

U : Amin. Syukur kepada Allah

 

NYANYIAN Hidup Kita Yang Benar (KJ 450:1-3)

SAAT TEDUH

 

PENUTUP

- Seorang Anggota Majelis mematikan Lilin Ibadah

- Lonceng Berbunyi

- Pengkhotbah dan Pendamping Pengkhotbah menuju pintu keluar

Komibdh/gkjjkt/2015

TATA IBADAH MINGGU

GEREJA KRISTEN JAWA JAKARTA

Minggu, 8 November 2015

Tema: “Allah Memelihara Melalui Karya Orang Yang Terpinggirkan”

PERSIAPAN

Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah.

Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.

Lonceng berbunyi

Pembacaan warta gereja

Saat Teduh

Lonceng berbunyi, umat berdiri, seorang anggota Majelis menyalakan lilin ibadah

Pengkhotbah dan anggota majelis masuk ke ruang ibadah

VOTUM

P: Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. (Maz 124:8)

U:   (Menyanyikan “Amin, Haleluya” NKB 226)

 

SALAM

P: Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa, dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih. (2 Yoh 1:3)

 

(menyanyikan Kidung Muda-Mudi 163: Bagimu Damai Sejaht’ra, berulang-ulang sambil bersalam-salaman)

 

NYANYIAN Muliakan Tuhan Allah (KJ 14:1-3)

PERINTAH MENGASIHI – Umat Duduk

Pnt : 1 Korintus 13:1-3

 

NYANYIAN Sekalipun Diriku Dapat Berkata-kata  (PKJ 277:1-3)

BERITA ANUGERAH & PETUNJUK HIDUP BARU

P: Ibrani 9:24-28

 

NYANYIAN (Umat Berdiri) Perubahan Besar (PKJ 239:1-3)

PELAYANAN FIRMAN – Umat Duduk

- Doa Syukur & Mohon Penerangan Roh Kudus

P     : ..... dalam Kristus, Firman yang telah menjadi Manusia, kami berdoa

P+U: Amin

- Pembacaan Alkitab

& Bacaan I: 1 Raja-raja 17:8-16

PP: Demikianlah Sabda Tuhan

U : Puji Syukur kepada Allah

& Bacaan Tanggapan:  Mazmur 146

& Bacaan  II:  Markus 12:38-44

P: Demikianlah Injil Yesus Kristus. Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan

firman Allah dan yang memeliharanya (Luk. 11:28). Haleluya!

U: (menyanyikan “Haleluya” KJ 473b)

 

Y Khotbah

Y Nyanyian respon: Sungguh Inginkah Engkau Lakukan (NKB 212:1-3)

 

PADUAN SUARA: PS Penggilingan – pk. 06.30 wib

DOA BAPA KAMI

DOA SYAFAAT

P: (doa diakhiri dengan ungkapan: “… dalam pengasihan-Mu, kami mohon ...”)

U: (menyanyikan: “Ya Tuhan, Dengarkanlah Doaku” Taize 19) 3x

 

PADUAN SUARA:

- Sdr. Ricky Sobana  – pk. 06.30 wib

- PS Solideo             -- pk. 16.00 wib

- Andang & Dita        -- pk.18.30 wib

 

PERSEMBAHAN

- Ayat Penghantar: Matius 6:19-21

- Nyanyian: Janganlah Kumpulkan Harta (PKJ 271:1-2)

- Pengedaran kantong

- Nyanyian (Umat berdiri): Janganlah Kumpulkan Harta (PKJ 271:3)

- Doa

 

NYANYIAN (Umat tetap berdiri) Di Jalan Hidup Yang Lebar,Sempit (NKB 200:1-3)

PENGAKUAN IMAN RASULI

 

BERKAT

P : TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;

TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. (Bil. 6:24-26)

U : Amin. Syukur kepada Allah

 

NYANYIAN Hidup Kita Yang Benar (KJ 450:1-3)

SAAT TEDUH

 

PENUTUP

- Seorang Anggota Majelis mematikan Lilin Ibadah

- Lonceng Berbunyi

- Pengkhotbah dan Pendamping Pengkhotbah menuju pintu keluar

Komibdh/gkjjkt/2015

07 Nov 2015 ,written by Nikimaserika
 

TATA IBADAH MINGGU GEREJA KRISTEN JAWA JAKARTA Minggu, 1 November 2015

Tema: “Keluarga Hidup Menurut Perintah Tuhan”

PERSIAPAN

Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah.

Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.

Lonceng berbunyi

Pembacaan warta gereja

Saat Teduh

Lonceng berbunyi, umat berdiri, seorang anggota Majelis menyalakan lilin ibadah

Pengkhotbah dan anggota majelis masuk ke ruang ibadah

 

VOTUM

P: Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. (Maz 124:8)

U: (Menyanyikan “Amin, amin, amin” KMM 174) 3x

SALAM

P: Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa, dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih. (2 Yoh 1:3)

 

(menyanyikan Kidung Muda-Mudi 163: Bagimu Damai Sejaht’ra, berulang-ulang sambil bersalam-salaman)

 

NYANYIAN Inilah Rumah Kami (PKJ 288:1-4)

(Bait 1: Semua; bait 2: Perempuan; bait 3: Laki-laki; bait 4: Semua; Refr.: Semua)

PESAN ORANGTUA -- Umat Duduk

Orgtua : Amsal 3:1-14

 

NYANYIAN Wahai Anakku, Janganlah Kaulupakan (PKJ 283:1-4)

(Bait 1: Semua; bait 2: Para Bapak; bait 3: Semua; bait 4: Para Ibu)

 

BERITA ANUGERAH & PETUNJUK HIDUP BARU

P: Ibrani 9:11-14

 

NYANYIAN (Umat Berdiri) Satu Tubuh Kita (KJ 258:1-2)

PELAYANAN FIRMAN – Umat Duduk

- Doa Syukur & Mohon Penerangan Roh Kudus

P     : ..... dalam Kristus, Firman yang telah menjadi Manusia, kami berdoa

P+U: Amin

- Pembacaan Alkitab

& Bacaan I: Ulangan 6:1-9

PP: Demikianlah Sabda Tuhan

U : Puji Syukur kepada Allah

& Bacaan Tanggapan:  Mazmur 119:1-8

& Bacaan  II:  Markus 12:28-34

P : Demikianlah Injil Yesus Kristus. Yang berbahagia ialah mereka yang      mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya (Luk. 11:28). Haleluya!

U   :   (menyanyikan “Haleluya, Pujilah Tuhanmu” PKJ 295)

 

Y Khotbah

Y Nyanyian respon: Kumulai Dari Diri Sendiri (GB 69:1-2)

PEMBACAAN “SEPUCUK SURAT”

 

Sepucuk Surat Dari Ayah dan Ibu

 

Anak ku…

 

Ketika aku semakin tua,

aku berharap kamu memahami dan memiliki kesabaran untuk ku.

Suatu ketika aku memecahkan piring,

atau menumpahkan sup di atas meja karena penglihatanku berkurang..

Aku harap kamu tidak memarahiku.

 

Orang tua itu sensitif..

selalu merasa bersalah saat kamu berteriak.

Ketika pendengaran ku semakin memburuk dan aku tidak bisa mendengar apa yang kamu katakan…

aku harap kamu tidak memanggilku: "Tuli!"

Mohon ulangi apa yang kamu katakan atau menuliskannya.

 

Maaf, anak ku…

Ketika aku semakin tua dan lutut ku mulai lemah…

aku harap kamu memiliki kesabaran untuk membantuku bangun,

Seperti bagaimana aku selalu membantu kamu saat kamu masih kecil,

untuk belajar berjalan.

 

Aku mohon, jangan bosan dengan ku…

Ketika aku terus mengulangi apa yang ku katakan, seperti kaset rusak..

aku harap kamu terus mendengarkan aku.

Tolong jangan mengejekku, atau bosan mendengarkanku.

Apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil dan kamu ingin sebuah balon?

Kamu mengulangi apa yang kamu mau berulang-ulang sampai kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan.

 

…Maafkan juga bau ku,

tercium seperti orang yang sudah tua…

Aku mohon jangan memaksaku untuk mandi.

Tubuhku lemah..

Orang tua mudah sakit karena mereka rentan terhadap dingin.

Aku harap..

aku tidak terlihat kotor bagimu..

Apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil?

Aku selalu mengejar-ngejar kamu...

Karena kamu tidak ingin mandi.

 

Aku harap kamu bisa bersabar dengan ku, ketika aku selalu rewel..

Ini semua bagian dari menjadi tua, kamu akan mengerti ketika kamu tua.

Dan jika kamu memiliki waktu luang, aku harap kita bisa berbicara..

walau untuk beberapa menit,

aku selalu sendiri sepanjang waktu,

dan tidak memiliki seseorang pun untuk di ajak bicara.

Aku tahu kamu sibuk dengan pekerjaan.

Bahkan jika kamu tidak tertarik pada cerita ku,

aku mohon berikan aku waktu untuk bersamamu.

Apakah kamu ingat ketika kamu masih kecil?

Aku selalu mendengarkan apapun yang kamu ceritakan tentang mainan mu.

 

Ketika saatnya tiba...

dan aku hanya bisa terbaring, sakit dan sakit…

Aku harap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku.

Maaf kalau aku sengaja mengompol atau membuat berantakan..

Aku harap kamu memiliki kesabaran untuk merawatku..

selama beberapa saat terakhir dalam hidupku.

Aku mungkin tidak akan bertahan lebih lama,

Ketika waktu kematian ku datang..

aku harap kamu memegang tangan ku

dan memberikan ku kekuatan untuk menghadapi kematian.

Dan jangan khawatir...

Ketika aku bertemu dengan Sang Pencipta..

Aku akan berbisik padaNya…

Untuk selalu memberikan berkat padamu,

Karena kamu mencintai Ibu dan Ayah mu..

 

Terima kasih atas segala perhatianmu nak…

Kami mencintai mu dengan kasih yang berlimpah.

 

Ibu Dan Ayah

 

PELAYANAN SAKRAMEN BAPTIS (Ibadah pk. 16.00 wib)

 

PROSESI INISIASI (Ibadah pk. 16.00 wib)

 

DOA BAPA KAMI  (dinyanyikan)

DOA SYAFAAT

P: (doa diakhiri dengan ungkapan: “… dalam pengasihan-Mu, kami mohon ...”)

U: (menyanyikan: “Ya Tuhan, Dengarkanlah Doaku” Taize 19) 3x

 

PADUAN SUARA: PS Cipinang Muara – pk. 18.30 wib

 

 

PERSEMBAHAN

- Ayat Penghantar: Mazmur 96:7-9

- Nyanyian: Di Sini Aku Bawa (PKJ 147:1-2)

- Pengedaran kantong

- Nyanyian (Umat berdiri): Di Sini Aku Bawa (PKJ 147:3)

- Doa

 

NYANYIAN                  Berbahagia Tiap Rumah Tangga  (KJ 318:1-2)       Umat tetap Berdiri

 

PENGAKUAN IMAN RASULI

 

BERKAT

P : TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;

TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. (Bil. 6:24-26)

U : Amin. Syukur kepada Allah

 

NYANYIAN Salam Kawanku (PKJ 287) 3x

SAAT TEDUH

 

PENUTUP

- Seorang Anggota Majelis mematikan Lilin Ibadah

- Lonceng Berbunyi

- Pengkhotbah dan Pendamping Pengkhotbah menuju pintu keluar

 

Komibdh/gkjjkt/2015

31 Oct 2015 ,written by Nikimaserika
 


Page 10 of 27