Khotbah

  • Bacaan Alkitab
  • Latihan
  • Jadwal

 

 

BACAAN ALKITAB 
Tgl. 4-10 April 2011

 

Senin,  4 April   2011

Yeremia 16:10-21; Mazmur 89:19-52;
Roma 7:1-12; Yohanes 6:1-15
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: "Jangan mengingini!"   (Roma 7:7)

Selasa, 5 April 2011

Yeremia 17:19-27; Mazmur 94:1-17;
Roma 7:13-25; Yohanes 6:16-27
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."   (Yohanes 6:27)

Rabu,  6 April  2011

Yeremia 18:1-11; Mazmur 119:121-144;
Roma 8:1-11; Yohanes 6:28-40
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. (Yoh. 6:37)

Kamis,  7 April 2011

Yeremia 22:13-23; Mazmur 73:1-12;
Roma 8:12-27; Yohanes 6:41-51
Maka bersungut-sungutlah orang Yahudi tentang Dia, karena Ia telah mengatakan: "Akulah roti yang telah turun dari sorga."(Yohanes 6:41)

Jumat,  8 April 2011

Yeremia 23:1-8; Mazmur 107:1-16;
Roma 8:28-39; Yohanes 6:52-59
Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.   (Yohanes 6:57)

Sabtu,  9 April 2011

Yeremia 23:9-15; Mazmur 33:6-22; 
Roma 9:1-18; Yohanes 6:60-71
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.   (Yohanes 6:63)

Minggu,  10  April  2011

Yehezkiel 37:1-14; Mazmur 130;
Roma 8:6-11; Yohanes 11:1-45
Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"(Yohanes 11:40

 

  1. Karawitan Sekar Pamuji, setiap hari Senin Pk. 19.00 WIB  di GKJ Jakarta
  2. Paduan Suara Perumnas Klender, setiap hari Senin Pk. 19.00-21.00 di RPK Kinanthi Perumnas Klender.
  3. Paduan Suara Haleluya,  setiap hari Selasa Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  4. Paduan Suara Adiyuswa, setiap hari Rabu Pk. 10.00 s.d. 11.30 WIB di GKJ Jakarta
  5. Paduan Suara Rama A, setiap hari Rabu pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  6. Paduan Suara Ibu Sara, setiap hari Kamis pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  7. Paduan Suara Hosana Cipinang Baru, setiap hari Jumat Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  8. TMC, setiap hari Sabtu Pk. 18.00  WIB di GKJ Jakarta
  9. Paduan suara Nafiri, setiap hari Sabtu,    Pk. 18.30 dan Minggu, Pk. 10.00   WIB di GKJ Jakarta
  10. Olah Raga (Senam Jantung Sehat, Pencegahan Kropos Tulang) diselenggarakan hari Sabtu Pk. 07.00 WIB di GKJ Jakarta
  11. Paduan suara anak, latihan setiap hari Minggu Pk. 08.30  WIB di GKJ Jakarta
  12. Paduan Gitar Serafim latihan setiap hari Minggu Pk. 09.00 WIB di GKJ Jakarta
  13. Paduan Suara Kelp. Cipinang Muara, latihan setiap hari Senin Pk. 19.00 - 20.30 WIB di Rumah Bp. Suradi P., Jl. A Cip. Muara

 

.

Jadwal Kebaktian Hari Minggu
GEDUNG GKJ JAKARTA
Jl. Balai Pustaka Timur No. 1 Rawamangun, JAKARTA 13220
JAM KEBAKTIAN RUANG
06.30 Kebaktian Anak R. Anak. Lt. 2
06.30 Kebaktian Remaja R. Rapat-2 Lt. 2
06.30 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah
09.00 Ibadah Umum Bhs. Jawa R. Ibadah
17.00 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah

Jadwal Kebaktian:
KELOMPOK CCKS
Jl. Cempaka Baru VIII No. 12 Jakarta Pusat
SETIAP MINGGU ke-2 dan ke-4 Pukul 17.00,
Berbahasa Indonesia

...selengkapnya...

Liturgi

Mengubah Pusat Perhatian

SATU HARAPAN.COM – Semasa  hidup Ibu Teresa dari Kolkata berkata, ”Perhatian adalah awal kesucian besar. Bila Saudara belajar untuk memperhatikan kepentingan orang lain, Saudara akan makin menyerupai Kristus. Karena hati-Nya lembut, selalu memikirkan kebutuhan orang lain. Ia berkeliling sambil berbuat baik.”

 

Sang Guru dari Nazaret itu sedang naik daun. Di mana pun Dia menjadi pusat perhatian. Penulis mencatat: ”Sesudah Yesus menyeberang lagi dengan perahu, orang banyak berbondong-bondong datang lalu mengerumuni Dia” (Mrk. 5:21).

 

Ya, orang berbondong-bondong, bak laron mengerubungi lampu. Mereka berdesak-desakkan di sekitar Yesus. Mereka ingin dekat dengan Yesus. Motivasinya tentu beragam. Yang pasti Yesus menjadi pusat perhatian. Yesus, sang guru dari Nazaret itu, menjadi pusat.

 

Namun, keadaan itu tak berlangsung lama. Yesus—yang menjadi pusat perhatian—malah mengarahkan perhatian-Nya kepada Yairus dan perempuan yang sakit pendarahan. Secara tidak langsung, Yesus juga mengajak orang-orang yang berkerumun di sekitar-Nya itu untuk mengubah pusat perhatian mereka.

 

Anak Yairus dalam kondisi kritis. Keadaan itulah yang membuat dia sengaja menemui Yesus. Di hadapan Yesus, sembari tersungkur, kepala rumah ibadah di Kapernaum itu memohon, ”Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup” (Mrk. 5:23).

 

Tindakan itu bukan tanpa risiko. Kebanyakan ahli Taurat dan kaum Farisi menentang guru dari Nazaret itu. Namun, tindakan itu memperlihatkan bahwa Yairus menyerahkan dirinya kepada belas kasihan Yesus. Dia pasrah bongkokan. Dan Sang Guru pun pergi ke rumahnya. Bagi Yesus, puteri Yairus merupakan prioritas utama saat itu.

 

Namun, di tengah perjalanan rombongan itu terpaksa berhenti karena Yesus merasa ada yang ”mencuri” kuasanya. Dan Sang Pencuri itu adalah perempuan yang sakit pendarahan selama dua belas tahun. Perempuan itu tak punya keberanian untuk minta tolong. Dia percaya, hanya dengan menjamah jubah Yesus saja dia akan sembuh.

 

Hanya saja, anak Yairus ternyata telah mati ketika mereka sampai ke rumah Yairus. Bisa jadi Yairus kecewa. Kalau saja tidak ada interupsi di tengah jalan, tentu anaknya selamat. Dan pada titik itu, sebelum kekecewaannya bertambah besar, Yesus menenangkannya, ”Jangan takut, percaya saja!” Dan anaknya selamat.

 

Kemungkinan besar, Yairus belajar untuk tidak bersikap egois. Yesus memang peduli dengannya. Tetapi, dia tidak mungkin memonopoli kasih-Nya hanya untuk dirinya sendiri. Kasih setia Tuhan memang untuk setiap orang.

 

Yairus agaknya juga belajar untuk mengubah perhatian dari diri sendiri kepada orang lain. Kesulitan hidup tidak boleh menjadi alasan untuk tidak memerhatikan orang lain.

 

 

 

Editor: ymindrasmoro

27 Jun 2015 ,written by Nikimaserika
 

TATA IBADAH MINGGU GEREJA KRISTEN JAWA JAKARTA MINGGU, 28 JUNI 2015

Tema: “Kasih Tuhan Yang Memulihkan”

PERSIAPAN

- Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah.

- Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.

- Lonceng berbunyi

- Pembacaan warta gereja

- Saat Teduh

- Lonceng berbunyi, umat berdiri, seorang anggota Majelis menyalakan Lilin Ibadah

- Pengkhotbah dan anggota majelis masuk ke ruang ibadah

VOTUM

P:    Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. (Maz 124:8)

U: (MenyanyikanAmin, Haleluya!” NKB 226)

SALAM

P:    Kasih karunia dan damai sejahtera dari Tuhan Allah, Bapa kita dan dari putra-Nya, Yesus Kristus menyertai Saudara sekalian.

U:    Juga beserta saudara

(menyanyikan Kidung Muda-Mudi 163: Bagimu Damai Sejaht’ra, berulang-ulang sambil bersalam-salaman)

NYANYIAN                                    Haleluya! Pujilah (KJ 1:1-2)

PERINTAH MENGASIHI – Umat Duduk

Pnt  : Ulangan 6:5-9

NYANYIAN                                    Kumohon Pengampunan (PKJ 42:1-3)

BERITA ANUGERAH & PETUNJUK HIDUP BARU

P:    2 Korintus 8:7-15

NYANYIAN (Umat Berdiri) Sudahkah Yang Terbaik Kuberikan (NKB 199:1-4)

(Bait 1: semua; bait 2: laki-laki; bait3: perempuan; bait 4: semua)

PADUAN SUARA: PS Cipinang Muara  – pk. 16.00 wib

PELAYANAN FIRMAN – Umat Duduk

- Doa Syukur & Mohon Penerangan Roh Kudus

P     :     ..... dalam Kristus, Firman yang telah menjadi Manusia, kami berdoa

P+U: Amin

- Pembacaan Alkitab

& Bacaan I: Ratapan 3:22-33

PP: Demikianlah Sabda Tuhan

U : Puji Syukur kepada Allah

& Bacaan Tanggapan:  Mazmur 30

& Bacaan  II:  Markus 5:21-43

P : Demikianlah Injil Yesus Kristus. Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya (Luk. 11:28). Haleluya!

U : (menyanyikan “Haleluya, Pujilah Tuhanmu” PKJ 295)

Y Khotbah

Y Nyanyian respon:                Seindah Siang Disinari Terang (PKJ 242:1-2)

DOA BAPA KAMI (dinyanyikan)

DOA SYAFAAT

P:    (doa diakhiri dengan ungkapan: “… dalam pengasihan-Mu, kami mohon ...”)

U:    Dengarkanlah permohonan kami. Amin.

PADUAN SUARA:

- PSA Colibri                              -- pk. 06.30

- PS Soli Deo, Pondok Bambu  -- pk. 16.00 wib

PERSEMBAHAN

- Ayat Penghantar: Mazmur 30:5

- Nyanyian:                              Bersyukur Kepada Tuhan (KJ 299) 2x

- Pengedaran kantong

- Nyanyian (Umat berdiri) : Bersyukur Kepada Tuhan (KJ 299) 2x

- Doa

NYANYIAN                                    Perubahan Besar (PKJ 239:1-3)   -- Umat tetap berdiri

PENGAKUAN IMAN RASULI

BERKAT

P :   TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;

TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.

(Bil. 6:24-26)

U :   Amin. Syukur kepada Allah

NYANYIAN                                    Ya Tuhan, Bimbing Aku (KJ 406:1-3)

SAAT TEDUH

PENUTUP

- Seorang Anggota Majelis mematikan Lilin Ibadah

- Lonceng Berbunyi

- Pengkhotbah dan Pendamping Pengkhotbah menuju pintu keluar

Komibdh/gkjjkt/2015

 

27 Jun 2015 ,written by Nikimaserika
 

JADWAL PELAYANAN KESEHATAN, MINGGU, 5 JULI 2015

dr.  Indah

Ibu Nichlas

Sdri. Ginung

Sdri. Melati

 

Ibu Kis

27 Jun 2015 ,written by Nikimaserika
 

TATA IBADAH MINGGU GEREJA KRISTEN JAWA JAKARTA MINGGU, 21 JUNI 2015

Tema: “Sudahkah yang Terbaik Kuberikan?”

 

PERSIAPAN

Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah.

Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.

Lonceng berbunyi

Pembacaan warta gereja

Saat Teduh

Lonceng berbunyi, umat berdiri, menyanyikan “Angkatlah Gita Baru” (Taize 36)

Seorang anggota Majelis menyalakan lilin ibadah

Pengkhotbah dan anggota majelis masuk ke ruang ibadah

 

VOTUM

P: Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. (Maz 124:8)

U:    (Menyanyikan “Amin, Haleluya!” NKB 226)

 

SALAM

P: Kasih karunia dan damai sejahtera dari Tuhan Allah, Bapa kita dan dari putra-Nya, Yesus Kristus menyertai Saudara sekalian.

U: Juga beserta saudara

(menyanyikan Kidung Muda-Mudi 163: Bagimu Damai Sejaht’ra,

berulang-ulang sambil bersalam-salaman)

 

NYANYIAN Tahukah Kamu Jumlah Bintang (KJ 68:1-3)

PERINTAH MENGASIHI

Pnt : Matius 22:34-40

MENYANYI Jalan Hidup Tak Selalu (PKJ 164:1-3)

 

BERITA ANUGERAH & PETUNJUK HIDUP BARU

P: 2 Korintus 6:1-13

 

NYANYIAN (Umat Berdiri) Sudahkah Yang Terbaik Kuberikan (NKB 199:1-4)

(Bait 1: semua; bait 2: perempuan; bait 3: laki-laki; bait 4: semua)

 

PELAYANAN FIRMAN – Umat Duduk

- Doa Syukur & Mohon Penerangan Roh Kudus

P     : ..... dalam Kristus, Firman yang telah menjadi Manusia, kami berdoa

P+U: Amin

- Pembacaan Alkitab

& Bacaan PL: Ayub 38:1-11

PP: Demikianlah Sabda Tuhan

U : Puji Syukur kepada Allah

& Bacaan Tanggapan:  Mazmur 107:1-3, 23-32

& Bacaan  Injil:  Markus 4:35-41

P : Demikianlah Injil Yesus Kristus. Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman

Allah dan yang memeliharanya (Luk. 11:28). Haleluya!

U : (menyanyikan “Haleluya, Pujilah Tuhanmu” PKJ 295)

 

Y Khotbah

 

Y Nyanyian respon: Di Badai Topan Dunia (KJ 440:1-4)

 

PEMOTONGAN TUMPENG

 

PELAYANAN SAKRAMEN BAPTIS (Ibadah Pk. 16.00 wib)

- Pembacaan Pertelaan

- Nyanyian “Biarlah Semua Anak” (KJ 154:1-2)

- Pelayanan  Sakramen Baptis

 

DOA BAPA KAMI (dinyanyikan)

DOA SYAFAAT

P: (doa diakhiri dengan ungkapan: “… dalam pengasihan-Mu, kami mohon ...”)

U: Dengarkanlah permohonan kami. Amin.

 

KARAWITAN, TARIAN & GERONG – (Jemaat Anak, Jemaat Remaja & PSA Colibri) – pk. 06.30 wib

PERSEMBAHAN

- Ayat Penghantar: Filipi 4:4-7

- Nyanyian: Apakah Yang Kaulakukan (PKJ 213:1)

- Pengedaran kantong

- Nyanyian (Umat berdiri) : Apakah Yang Kaulakukan (PKJ 213:2)

- Doa

 

NYANYIAN Gereja Bagai Bahtera (PKJ 105:1-3)    --   Umat tetap berdiri

 

PENGAKUAN IMAN RASULI

 

BERKAT

P : TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;

TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.(Bil. 6:24-26)

U : Amin. Syukur kepada Allah

 

NYANYIAN Gereja Bagai Bahtera (PKJ 105:4-5)

SAAT TEDUH

 

PENUTUP

- Lonceng Berbunyi

- Seorang Anggota Majelis mematikan Lilin Ibadah

- Pengkhotbah dan Pendamping Pengkhotbah menuju pintu keluar

 

Komibdh/gkjjkt/2015

 

20 Jun 2015 ,written by Nikimaserika
 

TATA IBADAH MINGGU GEREJA KRISTEN JAWA JAKARTA MINGGU, 14 JUNI 2015

Tema: “Tuhan Membuat Yang Terkecil Menjadi Yang Terbesar ”

PERSIAPAN

Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah.

Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.

Lonceng berbunyi

Pembacaan warta gereja

Saat Teduh

Lonceng berbunyi, umat berdiri, seorang anggota Majelis menyalakan lilin ibadah

Pengkhotbah dan anggota majelis masuk ke ruang ibadah

 

VOTUM

P: Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi.(Maz 124:8)

U: (Menyanyikan “Amin, Haleluya!” NKB 226)

 

SALAM

P: Kasih karunia dan damai sejahtera dari Tuhan Allah, Bapa kita dan dari putra-Nya, Yesus Kristus menyertai Saudara sekalian.

U: Juga beserta saudara

(menyanyikan Kidung Muda-Mudi 163: Bagimu Damai Sejaht’ra,

berulang-ulang sambil bersalam-salaman)

 

NYANYIAN Haleluya! Pujilah (KJ 1:1-2)

PENJELASAN TEMA – Umat Duduk

P: ”Aku, TUHAN, merendahkan pohon yang tinggi dan meninggikan pohon yang rendah...”(Yeh.17:14). Perkataan ini merupakan teguran keras dari Tuhan yang ditujukan kepada raja Zedekia atas ketidaak-setiaannya, yang mencari perlindungan ke Mesir. Tuhan menegaskan bahwa Tuhan yang punya kuasa dan kedaulatan penuh atas hidup Zedekia. Yesus memberikan perumpamaan tentang Kerajaan Allah dengan kekuasaan Tuhan, yang dapat membuat biji sesawi sebagai biji yang terkecil dari segala benih di bumi, bertumbuh menjadi pohon yang terbesar dari segala jenis pohon sayuran. Bisa jadi Tuhan berkata kepada kita: ”Aku, TUHAN, merendahkan orang yang tinggi hati dan meninggikan orang yang rendah hati.” Tuhan berkuasa dan berdaulat membuat yang terkecil menjadi yang terbesar.

 

PERINTAH MENGASIHI

Pnt : Yohanes 13:34-35 (dinyanyikan): Perintah Baru -  PKJ 275)

 

DOA MOHON PENGASIHAN

Pnt: Ya Tuhan, kami mengaku bahwa kami belum mampu untuk mengasihi sesama dengan sepenuh hati. Kadang kami masih memilih berdasarkan penilaian kami sendiri, siapakah orang yang patut kami kasihi. Kami masih menilai orang lain menurut ukuran manusia. Untuk itu kami mohon...

U : (menyanyikan ”Tuhan, Kasihani” KJ 42)

Pnt : Ya Tuhan, kami mengaku bahwa dalam kehidupan ini tidak jarang kami mudah tergoda untuk mengutamakan rasa angkuh dan sombong. Kami menganggap diri kami lebih penting dari orang lain dan menjadi senang untuk meninggikan diri sendiri dan merendahkan orang lain. Untuk itu kami mohon....

U : (menyanyikan ”Tuhan, Kasihani” KJ 42)

Pnt : Ya Tuhan, kami mengaku bahwa tidak jarang kami lebih senang dihormati daripada menghormati; dilayani daripada melayani; didengar daripada mendengar; dipuji daripada memuji; didukung daripada mendukung. Untuk semua itu kami mohon....

U : (menyanyikan ”Tuhan, Kasihani” KJ42)

Pnt : Ya Tuhan, kami mengaku bahwa tidak jarang juga kami merasa tidak percaya diri bahkan menjadi rendah diri ketika memandang orang lain. Kami merasa hanya orang kecil yang tidak dipandang dan dipakai. Untuk itu kami hanya terdiam dan tidak melakukan sesuatu untuk-Mu karena bagi kami ada orang lain yang dapat melakukannya. Padahal Engkau, Tuhan, yang justru membuat yang terkecil menjadi terbesar. Untuk itu kami mohon....

 

U : ... menyanyikan: Tuhan, Kasihani - KJ 42

Pnt & U : Amin.

BERITA ANUGERAH & PETUNJUK HIDUP BARU

P: 2 Korintus 5:6-17

 

NYANYIAN (Umat Berdiri) Sudahkah Yang Terbaik Kuberikan (NKB 199:1,3)

 

PELAYANAN FIRMAN – Umat Duduk

- Doa Syukur & Mohon Penerangan Roh Kudus

P     : ..... dalam Kristus, Firman yang telah menjadi Manusia, kami berdoa

P+U: Amin

- Pembacaan Alkitab

& Bacaan PL: Yehezkiel 17:22-24

PP: Demikianlah Sabda Tuhan

U : Puji Syukur kepada Allah

& Bacaan Tanggapan:  Mazmur 92:2-5, 13-16

& Bacaan  Injil:  Markus 4:26-34

P : Demikianlah Injil Yesus Kristus. Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya (Luk. 11:28). Haleluya!

U :   ... menyanyikan “Haleluya, Pujilah Tuhanmu” (PKJ 295)

 

Y Khotbah

 

Y Nyanyian respon: Tolong Aku, Tuhan (KJ 462:1-4)

 

PELAYANAN SAKRAMEN BAPTIS (Ibadah Pk. 16.00 wib)

- Pembacaan Pertelaan

- Nyanyian: Pandang, Ya Bapa, Dalam Rahmat-Mu (KJ 304:1,4)

- Pelayanan  Sakramen Baptis

PELAYANAN SAKRAMEN PERJAMUAN

- Pembacaan Pertelaan

- Nyanyian: Ambillah Roti Ini (PKJ 155)

- Doa Bapa Kami (dinyanyikan dengan bergandengan)

- Pelayanan Sakramen

- Doa Syukur

- Nyanyian: Ucap Syukur Pada Tuhan (PKJ 149:1-3)

 

DOA SYAFAAT

P: (doa diakhiri dengan ungkapan: “… dalam pengasihan-Mu, kami mohon ...”)

U: Dengarkanlah permohonan kami. Amin.

 

PADUAN SUARA:  Anda & Dita  -- pk. 16.00 wib

 

PERSEMBAHAN

- Ayat Penghantar: Lukas 21:1-4

- Nyanyian: Aku Suka Membagi (KJ 433:1-2)

- Pengedaran kantong

- Nyanyian (Umat berdiri) : Aku Suka Membagi (KJ 433:3)

- Doa

 

NYANYIAN: Bukan Kar’na Upahmu (PKJ 265:1-2)  --  Umat Berdiri

 

PENGAKUAN IMAN RASULI

 

BERKAT

P : TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;

TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera. (Bil. 6:24-26)

U : Amin. Syukur kepada Allah

 

NYANYIAN: Seindah Siang Disinari Terang (PKJ 242:1-2)

 

SAAT TEDUH

PENUTUP

- Lonceng Berbunyi

- Seorang Anggota Majelis mematikan Lilin Ibadah

- Pengkhotbah dan Pendamping Pengkhotbah menuju pintu keluar

-

Komibdh/gkjjkt/2015

13 Jun 2015 ,written by Nikimaserika
 


Page 1 of 6