• Bacaan Alkitab
  • Latihan
  • Jadwal

 

 

BACAAN ALKITAB 
Tgl. 4-10 April 2011

 

Senin,  4 April   2011

Yeremia 16:10-21; Mazmur 89:19-52;
Roma 7:1-12; Yohanes 6:1-15
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: "Jangan mengingini!"   (Roma 7:7)

Selasa, 5 April 2011

Yeremia 17:19-27; Mazmur 94:1-17;
Roma 7:13-25; Yohanes 6:16-27
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."   (Yohanes 6:27)

Rabu,  6 April  2011

Yeremia 18:1-11; Mazmur 119:121-144;
Roma 8:1-11; Yohanes 6:28-40
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. (Yoh. 6:37)

Kamis,  7 April 2011

Yeremia 22:13-23; Mazmur 73:1-12;
Roma 8:12-27; Yohanes 6:41-51
Maka bersungut-sungutlah orang Yahudi tentang Dia, karena Ia telah mengatakan: "Akulah roti yang telah turun dari sorga."(Yohanes 6:41)

Jumat,  8 April 2011

Yeremia 23:1-8; Mazmur 107:1-16;
Roma 8:28-39; Yohanes 6:52-59
Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.   (Yohanes 6:57)

Sabtu,  9 April 2011

Yeremia 23:9-15; Mazmur 33:6-22; 
Roma 9:1-18; Yohanes 6:60-71
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.   (Yohanes 6:63)

Minggu,  10  April  2011

Yehezkiel 37:1-14; Mazmur 130;
Roma 8:6-11; Yohanes 11:1-45
Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"(Yohanes 11:40

 

  1. Karawitan Sekar Pamuji, setiap hari Senin Pk. 19.00 WIB  di GKJ Jakarta
  2. Paduan Suara Perumnas Klender, setiap hari Senin Pk. 19.00-21.00 di RPK Kinanthi Perumnas Klender.
  3. Paduan Suara Haleluya,  setiap hari Selasa Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  4. Paduan Suara Adiyuswa, setiap hari Rabu Pk. 10.00 s.d. 11.30 WIB di GKJ Jakarta
  5. Paduan Suara Rama A, setiap hari Rabu pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  6. Paduan Suara Ibu Sara, setiap hari Kamis pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  7. Paduan Suara Hosana Cipinang Baru, setiap hari Jumat Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  8. TMC, setiap hari Sabtu Pk. 18.00  WIB di GKJ Jakarta
  9. Paduan suara Nafiri, setiap hari Sabtu,    Pk. 18.30 dan Minggu, Pk. 10.00   WIB di GKJ Jakarta
  10. Olah Raga (Senam Jantung Sehat, Pencegahan Kropos Tulang) diselenggarakan hari Sabtu Pk. 07.00 WIB di GKJ Jakarta
  11. Paduan suara anak, latihan setiap hari Minggu Pk. 08.30  WIB di GKJ Jakarta
  12. Paduan Gitar Serafim latihan setiap hari Minggu Pk. 09.00 WIB di GKJ Jakarta
  13. Paduan Suara Kelp. Cipinang Muara, latihan setiap hari Senin Pk. 19.00 - 20.30 WIB di Rumah Bp. Suradi P., Jl. A Cip. Muara

 

.

Jadwal Kebaktian Hari Minggu
GEDUNG GKJ JAKARTA
Jl. Balai Pustaka Timur No. 1 Rawamangun, JAKARTA 13220
JAM KEBAKTIAN RUANG
06.30 Kebaktian Anak R. Anak. Lt. 2
06.30 Kebaktian Remaja R. Rapat-2 Lt. 2
06.30 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah
09.00 Ibadah Umum Bhs. Jawa R. Ibadah
17.00 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah

Jadwal Kebaktian:
KELOMPOK CCKS
Jl. Cempaka Baru VIII No. 12 Jakarta Pusat
SETIAP MINGGU ke-2 dan ke-4 Pukul 17.00,
Berbahasa Indonesia

...selengkapnya...

Artikel

TATA IBADAH MINGGU BIASA XXVIII & BULAN KELUARGA, MINGGU,15 OKTOBER 2017

Tema: “Dipanggil & Dipilih Menjadi Berkat”

P: Pemimpin Ibadah;     Pnt: Penatua;     Dkn: Diaken;     U: Umat

 

PERSIAPAN

- Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah.

- Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.

- Lonceng berbunyi

- Pembacaan warta gereja

- Saat Teduh

- Lonceng berbunyi, umat berdiri, menyanyikan “Inilah Hari Minggu” (PKJ 11:1-3)

- Prosesi Pengkhotbah, anggota Majelis dan petugas ibadah masuk ke ruang ibadah

- Seorang anak pra-remaja (bersama orangtua) menyalakan Lilin Ibadah (khusus ibadah pk. 06.30. wib. ibadah pk. 17.00 wib oleh sepasang suami istri)

- Pendamping Pengkhotbah menyerahkan Alkitab besar kepada Pengkhotbah.

 

PANGGILAN BERIBADAH

PP: Marilah kita memasuki ibadah Minggu Biasa XXVIII dan Minggu rangkaian kegiatan Bulan Keluarga GKJ Jakarta, dengan tema: “Keluarga Menjadi Berkat Di Hadapan Allah”.

U: Kiranya Tuhan memampukan keluarga kami sebagai keluarga yang dipanggil dan dipilih menjadi berkat di hadapan-Nya.

 

VOTUM

P:   Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. (Maz 124:8)

U:   (Menyanyikan “Amin” NKB 227)

 

SALAM

P: Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai saudara. (1 Kor 1:3)

U:  Juga menyertai saudara

 

NYANYIAN: Yesus Memanggil (KJ 355:1-3)

 

PENYALAAN LILIN KELUARGA Umat Duduk

(Sepasang orangtua menyalakan “Lilin Keluarga” dengan mengambil api dari “Lilin Ibadah”. Khusus ibadah pukul 06.30 wib diikuti seorang remaja, praremaja dan anak mengambil api dari “Lilin Ibadah” untuk dibawa ke ruang ibadah masing-masing. Ibadah pk. 17.00 wib hanya oleh sepasang orang tua).

Ortu: Kami nyalakan “Lilin Keluarga” sebagai tanda kesediaan kami untuk dipanggil dan dipilih menjadi berkat di hadapan Allah.

Rmj: Kami datang kepada Tuhan, sebagai Remaja memberikan diri untuk menjadi berkat bagi-Mu.

PrRmj: Kami datang kepada Tuhan, sebagai Pra-Remaja membawa diri untuk menjadi berkat sesama.

Anak: Kami datang kepada Tuhan, sebagai anak-anak terang, yang ingin beribadah; menyanyi, berdoa dan mendengarkan firman Tuhan.

(Khusus ibadah pukul 06.30 wib, Pengkhotbah mempersilahkan umat yang membawa anak-anak ke ruang ibadah anak, memanggil anak-anak usia pra-remaja dan remaja untuk berdiri dan mempersilahkan mengikuti ibadah di ruang ibadah pra-remaja dan remaja)

 

PENGAKUAN DOSA

Pnt :   Marilah kita berdoa

Ya Tuhan, Engkaulah Allah tempat pengungsian bagi orang lemah dan orang yang dalam kesesakan; perlindungan terhadap angin ribut dan naungan terhadap panas terik. Engkau Allah, yang berlaku adil terhadap orang sombong dan orang rendah; orang kuat dan orang lemah. Engkau Allah yang telah memanggil kami, manusia yang berdosa untuk masuk dalam keselamatan-Mu.   Ampuni kami, ya.

Tuhan, karena tidak jarang, kami tidak menghargai panggilan-Mu dengan hidup cemar. Janganlah biarkan kami, sebagai orang yang telah Engkau panggil, tidak masuk sebagai orang-orang pilihan-Mu. Kasihanilah kami, ya Tuhan.

U:  Amin

 

NYANYIAN: ‘Ku Ingin Berperangai (NKB 122:1-3)

 

BERITA ANUGERAH

P:   2 Petrus 1:10-11

 

NYANYIAN: Dalam Rumah Yang Gembira (KJ 447:1-3) Umat Berdiri

 

PELAYANAN FIRMAN Umat Duduk

- Doa Kolekta

P: Marilah kita berdoa : (Doa dalam nyanyian: “Di Hatiku, Ya Yesus” PKJ 198:1-3)

- Pembacaan Alkitab

 Bacaan I: Yesaya 25:1-9

PP: Demikianlah Sabda Tuhan

U : Puji Syukur kepada Allah

 Bacaan Tanggapan: Mazmur 23 (dinyanyikan bermazmurlah Bagi Tuhan Tahun A

halaman 23-24)

 Bacaan II : Filipi 4:1-9

       Pnt : Demikianlah Sabda Tuhan

U : Puji Syukur kepada Allah

 

 Bacaan  III:  Matius 22:1-14

P: Demikianlah Injil Yesus Kristus. Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya (Luk. 11:28). Haleluya

U : (menyanyikan “Haleluya” NKB 223a)

 

 

  Khotbah

 

  Nyanyian: Dengar Panggilan Tuhan (KJ 357:1-3)

 

PENGAKUAN IMAN RASULI Umat Berdiri

 

DOA SYAFAAT Umat Duduk

PP:   Dalam iman, mari kita berdoa:

Ya Tuhan, kami berdoa untuk pemimpin bangsa-bangsa, mampukan mereka untuk membangun dan mempertahankan keadilan dan perdamaian, kami mohonkan hikmat Allah, agar mereka memimpin dengan takut akan Engkau,

U: dengarkanlah permohonan kami.

PP: Bagi mereka yang menderita penindasan atau kekerasan, kami mohon kekuatan Sang Penebus,

U: Dengarkanlah permohonan kami

PP: Bagi gereja-gereja Tuhan di seluruh dunia, kami mohon curahkan Roh-Mu yang Kudus,

U: Dengarkanlah permohonan kami

PP: Kiranya gereja-gereja mencapai persekutuan dalam Perjamuan Tuhan, kami mohon kekuatan Kristus

U: Dengarkanlah doa kami

PP: Bagi keluarga-keluarga yang Engkau berkati untuk dapat menjadi berkat, kami mohon penyertaan- Mu, kekuatan Kristus dan curahan Roh-Mu yang kudus,

U: Dengarkanlah doa kami (dilanjutkan doa-doa umat)

PP: Ke dalam tangan-Mu, kami menyerahkan doa-doa kami, dengan percaya pada anugerah-Mu, di dalam Putra Tunggal-Mu, Yesus Kristus, Tuhan kami.

U: AMIN

 

PADUAN SUARA :

- Pk. 06.30 wib : VG Sadatu

- Pk. 17.00 wib : PS Gita Bergema

 

DOA BAPA KAMI (dinyanyikan)

 

PERSEMBAHAN

- Ayat Penghantar:  Yakobus 1:17-18

- Nyanyian: Bapa Sorgawi (PKJ 228)3x

- Pengedaran kantong (diiringi instrumen)

- Nyanyian (Umat berdiri): Bapa Sorgawi (PKJ 228)3x

- Doa

 

NYANYIAN: Aku Tuhan Semesta (PKJ 177:1-3)

 

PENGUTUSAN

P: Arahkanlah hatimu kepada dunia

U: Kami mengarahkan hati kepada dunia

P: Jadilah berkat di hadapan Tuhan

U: Kami rindu untuk tetap menjadi orang-orang yang dipanggil dan dipilih oleh-Mu

P: Terpujilah Allah – Bapa, Anak dan Roh Kudus!

U: Yang tidak pernah memisahkan kami dari kasih-Nya sekarang sampai selama-lamanya.

 

BERKAT

P: TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau; TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.  (Bil. 6:24-26)

U: Amin. Syukur kepada Allah

 

NYANYIAN AKHIR: Salam Kawanku (PKJ 287)

(dinyanyikan berulang-ulang sambil umat bersalam-salaman)

 

SAAT TEDUH

 

PENUTUP

- Pengkhotbah mengambil Alkitab besar dan menyerahkan kepada Pendamping Pengkhotbah

- Sepasang orang tua mematikan Lilin Ibadah

- Lonceng Berbunyi

- Pengkhotbah dan Pendamping Pengkhotbah menuju pintu keluar

 

Komibdh/gkjjkt/10/’17

14 Oct 2017 ,written by nikimaserika
 

BACAAN ALKITAB TGL16-22 OKTOBER 2017

Senin, 16 Oktober 2017

Keluaran 19:7-20;

Mazmur 34:1-11; Lukas 10:25-37

 

Selasa, 17 Oktober 2017

Amos 9:5-15;

Mazmur 97; Lukas 10:38-42

 

Rabu, 18 Oktober 2017

Kidung Agung 7:10-8:4;

Mazmur 34:12-23; Lukas 11:1-4

 

Kamis, 19 Oktober 2017

Hakim 17:1-6;

Mazmur 96:1-13; Lukas 11:5-13

 

Jumat,  20 Oktober 2017

Ulangan 17:14-20;

Mazmur 99; Lukas 11:15-26

 

Sabtu, 21 Oktober 2017

Yesaya 14:3-11;

Mazmur 74:1-9; Lukas 11:27-28

 

Minggu, 22 Oktober 2017

Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-13;

1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22

 

14 Oct 2017 ,written by nikimaserika
 

Sukacita Senantiasa, Menjadi Berkat Bersama Keluarga

Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang.

Tuhan sudah dekat! (Fil. 4 : 4-5)

Pak Anton satu gerbong kereta dengan saya. Ia telah membeli tiket dengan tujuan Solo. Hapir seluruh penumpang satu gerbong itu terkejut dan berdiri seolah bertanya, “Kenapa pak Anton dikeluarkan dari gerbong dan dipaksa turun di Cirebon?” Ternyata pak Anton ketahuan petugas sedang merokok di lorong depan kamar mandi gerbong kereta. Pak Anton  memang berhak naik kereta dan bersatu dengan penumpang lainnya dengan sukacita menjadi orang dalam gerbong/kereta api tersebut hingga  sampai tujuan. Tapi karena melakukan apa yang tidak benar atau tidak semestinya di kereta api, maka ia dikeluarkan dari rombongan/kereta tersebut. Dengan kejadian itu, akankah pak Anton menjadi berbagi berkat atau sukacita dalam komunitas kereta? Atau yang dibagikan adalah sebuah pengalaman buruk, suatu dukacita, keluar dari sukacita dalam gerbong kereta?

Dia bukan saja berwajah cantik, melainkan juga pintar. Ia mempunyai postur tubuh yang bagus dan juga memiliki berbagai talenta. Suatu saat ia mengikuti lomba Putri Negara di mana ia berada. Setelah melalui berbagai tahap seleksi, ia berhasil dan dianugerahi gelar Putri Negeri tersebut. Luar biasa anugerah Tuhan diberikan. Bahkan lebih dari itu, ia juga memiliki pengalaman yang sangat berharga. Ia selamat dari musibah ledakan bom bunuh diri (yang hampir merenggut nyawanya). Serta di perjalanan kariernya, Tuhan memilih dan memberikan karunia, yaitu suatu panggilan untuk menjabat sebagai wakil rakyat. duduk di dalam parlemen, Lembaga Legislatif. Saudara pasti akan mengatakan, “Oh... sungguh karunia yang luar biasa dan menyukacitakan, tentu sangat membahagiakan.” Tuhan memanggil dan memilihnya namun juga melimpahkan berkat-berkat (berbagai karunia) atasnya.  Apa kira-kira rencana Tuhan? Tidak mungkinkah Tuhan bermaksud agar ia menjadi saluran berkat bagi orang lain? Menjadi teladan menyatakan kebaikan bagi orang lain, bagi generasi berikutnya (Fil. 4:4)? Dan sadar bahwa semuanya datang dari Allah?

Tapi bagaimana menjadi berkat bagi orang lain, kalau ia terlibat korupsi dan vonis hakim masuk bui. Tinggal di Hotel Prodeo. Akibat kesalahannya, tidak mengenakan pakaian pesta, terlibat tindak korupsi, ia harus keluar dari  kebahagiaan atas berkat-berkat yang telah Tuhan karuniakan. Ia yang telah masuk menjadi orang dalam - dari suatu wilayah kebahagiaan dan kesukacitaan yang luar biasa dari Tuhan, kini ia harus keluar, meninggalkan  zona tersebut. Ia mungkin tidak menghitung-hitung berkat yang Allah berikan, bersyukur dan bersuka cita mengelola berkat untuk menjadi berkat atau kebaikan bagi orang lain. Ia tidak mengelola dan belajar bersukacita senantiasa. Ia tidak belajar dan mempertahankan serta melakukan kebenaran atas segala yang diterimanya. Ketika kemudian harus tinggal di dalam penjara, sukacitakah? Berkat dan kebaikankah yang dinyatakan bagi orang lain? Orang dalam itu keluar, karena tidak belajar dan tidak melakukan kebenaran. Bukan sukacita yang dipertahankan. Bukan pakaian pesta yang ia kenakan.  Bukan kebaikan dan kebenaran yang dipertahankan dengan sukacita.

Tuhan telah membawa kita dalam Kristus sebagai orang dalam, yang dipanggil, dipilih dan diberkati berbagai kebahagiaan termasuk keselamatan dalam Yesus Kristus Tuhan. Ia telah memanggil dan memilih kita masuk dalam pesta perjamuan kawin, pesta perjamuan keselamatan (Mat. 22:9-10). Gembala itu Senantiasa menuntun ke padang rumput yang hijau pada kita (Maz. 23). Sudahkah kita menyadari hal itu sebagai yang “Tuhan sudah dekat” pada saudara dan saya (Fil. 4:5a). Sehingga tidak ada alasan untuk tidak sukacita senantiasa dan menyatakan kebaikan pada orang lain (Fil. 4:5b). Mengenakan pakaian pesta. Melakukan apa yang benar seturut kehendak-Nya. Menjadi pelaku firman-Nya. Mari, Ia berkenan memberkati, supaya kita sesantiasa menjadi saluran berkat bagi orang lain. Selamat merayakan sukacita bersama keluarga,  menjadi berkat bagi sesama. Amin.

Doa. : “Tuhan, topanglah hamba menjadi saluran berkatmu senantiasa dalam sukacita.” Amin.

Pdt. Hosea Sudarna

14 Oct 2017 ,written by nikimaserika
 

TATA IBADAH MINGGU BIASA XXVII & BULAN KELUARGA MINGGU, 8 OKTOBER 2017

Tema: “Menjadi Berkat = Menghadirkan Kebenaran Bukan Keonaran”

P: Pemimpin Ibadah; Pnt: Penatua; Dkn: Diaken; U: Umat

PERSIAPAN

- Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah.

- Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.

- Lonceng berbunyi

- Pembacaan warta gereja

- Tarian Pembuka Ibadah

- Lonceng berbunyi, umat berdiri, menyanyikan “Terpujilah Allah” (NKB 3:1-3)

- Prosesi Pengkhotbah, anggota majelis dan petugas ibadah masuk ke ruang ibadah

- Seorang anak kecil (bersama orangtuanya) menyalakan lilin ibadah

- Pendamping Pengkhotbah menyerahkan Alkitab besar kepada Pengkhotbah.

PANGGILAN BERIBADAH

PP: Dalam Kalender Gerejawi, Minggu ini adalah Minggu Biasa XXVII. Dalam kegiatan bersama Gereja-gereja Sinode GKJ, bulan Oktober menjadi kegiatan Bulan Keluarga. GKJ Jakarta melaksanakan Bulan Keluarga dari hari Minggu, 8 Oktober hingga Minggu, 5 November 2017. Marilah kita membuka dan mengikuti kegiatan Bulan Keluarga. dengan tema: “Keluarga Menjadi Berkat Di Hadapan Allah”.

U: Kiranya Tuhan memampukan keluarga kami menjadi berkat di hadapan-Nya dengan menghadirkan kebenaran, bukan keonaran.

VOTUM

P:   Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. (Maz 124:8)

U: (Menyanyikan “Amin” NKB 227)

SALAM

P:   Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai saudara. (1 Kor 1:3)

U:   Juga menyertai saudara

NYANYIAN: Tahukah Kamu Jumlah Bintang (KJ 68:1-3)

PENYALAAN LILIN KELUARGA Umat Duduk

(Sepasang orangtua menyalakan “Lilin Keluarga” dengan mengambil api dari “Lilin Ibadah”. Khusus ibadah pukul 06.30 wib diikuti seorang remaja, praremaja dan anak mengambil api dari “Lilin Ibadah” untuk dibawa ke ruang ibadah masing-masing)

Ortu: Kami nyalakan  “Lilin Keluarga”  sebagai  tanda  kesediaan  kami untuk  menjadi  berkat  dengan menghadirkan kebenaran dan bukan keonaran.

Rmj: Kami datang kepada-Mu, ya Tuhan, sebagai Remaja yang ingin hidup benar di hadapan-Mu.

PrRmj: Kami datang kepada-Mu, ya Tuhan, sebagai Pra-Remaja yang ingin hidup bersahabat dan bukan bermusuhan.

Anak: Kami datang kepada-Mu, ya Tuhan, sebagai anak-anak yang ingin punya banyak teman.

(Khusus ibadah pukul 06.30 wib, Pengkhotbah mempersilahkan umat yang membawa anak-anak ke ruang ibadah anak, memanggil anak-anak usia pra-remaja dan remaja untuk berdiri dan mempersilahkan mengikuti ibadah di ruang ibadah pra-remaja dan remaja)

PENGAKUAN DOSA

Pnt :   Marilah kita berdoa

Ya Tuhan, Allah kami; pencipta alam semesta beserta dengan isinya; pencipta manusia dan yang memberi nafas kehidupan bagi manusia. Selayaknya kami mengimani bahwa Engkau mengasihi seluruh ciptaan-Mu, terlebih manusia. Selayaknya kami mengimani bahwa Engkau menciptakan manusia dengan sebuah rancangan kehidupan yang indah. Selayaknya kami memberi diri untuk Engkau bentuk sesuai rancangan-Mu dan mengikuti jalan hidupku sesuai dengan kehendak-Mu. Selayaknya kami memberi diri, sebagai pribadi dan keluarga, menjadi berkat di hadapan-Mu dengan senantiasa menghadirkan kebenaran, bukan keonaran. Ampuni kami, ya Tuhan, karena tidak jarang kami lari dari rancangan-Mu, kami berontak melawan kehendak-Mu dan berjalan menurut kehendak kami.

U :  Amin

NYANYIAN: Tuhanku, Bila Hati Kawanku (KJ 467:1-3)

BERITA ANUGERAH

P:   Yohanes 3:16-21

NYANYIAN: Dalam Rumah Yang Gembira (KJ 447:1-3) Umat Berdiri

PELAYANAN FIRMAN Umat Duduk

- Doa Kolekta

P: Marilah kita berdoa (Doa dalam nyanyian: “Bersabdalah, Tuhanku” NKB 117:1-2)

- Pembacaan Alkitab

 Bacaan I: Yesaya 5:1-7

PP: Demikianlah Sabda Tuhan

U : Puji Syukur kepada Allah

 Bacaan Tanggapan:  Mazmur 80:8-16 (dinyanyikan dari Mazmur Tanggapan dan Alleluya halaman 142-143)

  Bacaan II : Filipi 3:4b-14

Pnt: Demikianlah Sabda Tuhan

U: Puji Syukur kepada Allah

  Bacaan  III:  Matius 21:33-46

P: Demikianlah Injil Yesus Kristus. Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya (Luk. 11:28). Haleluya

U: Menyanyikan: “Haleluya” (NKB 223a)

  Khotbah

  Nyanyian: Keluarga Hidup Indah (PKJ 289:1-2)

PELAYANAN SAKRAMEN BAPTIS (khusus ibadah pukul 06.30 wib)

- Pembacaan Pertelaan

- Nyanyian “Biarlah Semua Anak” (KJ 154:1-2)

- Pelayanan Sakramen Baptis

- Penyataan Kesanggupan Umat

- Penyerahan Surat Baptis

PENGAKUAN IMAN RASULI Umat Berdiri

PEMILIHAN ANGGOTA MAJELIS

DOA SYAFAAT (dengan Doa Fransiskus Asisi) Umat Duduk

PP: Dalam iman, mari kita berdoa.

Tuhan, jadikanlah kami pembawa damai.

U : Bila terjadi kebencian

P:  Bila terjadi penghinaan,

U: Jadikanlah kami pembawa pengampunan.

PP:  Bila terjadi perselisihan,

U: Jadikanlah kami pembawa kerukunan.

PP:  Bila terjadi kebimbangan

U  : Jadikanlah kami pembawa kepastian.

PP:  Bila terjadi kesesatan,

U : Jadikanlah kami pembawa kebenaran.

PP   Bila terjadi kesedihan,

U : Jadikanlah kami sumber kegembiraan.

PP:  Bila terjadi kegelapan,

U  : Jadikanlah kami pembawa terang.

PP: Tuhan, semoga kami ingin menghibur daripada dihibur

U : Memahami daripada dipahami, mencintai daripada dicintai,

PP: Sebab dengan memberi kami menerima,

U : Dengan mengampuni kami diampuni

PP:  Dengan mati bersama Kristus kami dibangkitkan

U : Untuk hidup selama-lamanya.

PP+U : AMIN

PADUAN SUARA :

- Pk. 06.30 wib  – PS Ibu Sarah

- Pk. 17.00 wib - PS Cipinang Muara

DOA BAPA KAMI (dinyanyikan)

PERSEMBAHAN

- Ayat Pengantar: 1 Tesalonika 5:18

- Nyanyian: Syukur Pada-Mu, Ya Allah (NKB 133:1-2)

- Pengedaran kantong (diiringi instrumen)

- Nyanyian (Umat berdiri): Syukur Pada-Mu, Ya Allah (NKB 133:3)

- Doa

NYANYIAN Keluarga Hidup Indah (PKJ 289:3-4)

PENGUTUSAN

P: Arahkanlah hatimu kepada dunia

U: Kami mengarahkan hati kepada dunia

P: Jadilah berkat di hadapan Tuhan

U: Kami rindu menghadirkan kebenaran, bukan keonaran

P: Terpujilah Allah – Bapa, Anak dan Roh Kudus!

U: Yang tidak pernah memisahkan kami dari kasih-Nya sekarang sampai selama-lamanya.

BERKAT

P : TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;

TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.  (Bil. 6:24-26)

U : Amin. Syukur kepada Allah

NYANYIAN AKHIR: Salam Kawanku (PKJ 287)

(dinyanyikan berulang-ulang sambil umat bersalam-salaman)

SAAT TEDUH Umat Duduk

PENUTUP

-  Tarian Penutup

-  Pengkhotbah mengambil Alkitab besar dan menyerahkan kepada Pendamping Pengkhotbah

- Seorang Anggota Majelis mematikan Lilin Ibadah

- Lonceng Berbunyi

- Pengkhotbah dan Pendamping Pengkhotbah menuju pintu keluar

 

 

Komibdh/gkjjkt/10/2017

07 Oct 2017 ,written by nikimaserika
 

BACAAN ALKITAB, 09-15 OKTOBER 2017

Senin, 09 Oktober 2017

Yehezkiel 19:10-14;

Mazmur 144; Lukas 9:46-50

 

Selasa, 10 Oktober 2017

Yesaya 27:1-6;

Mazmur 119:49-56; Lukas 9:51-56

 

Rabu, 11 Oktober 2017

Kidung Agung 8:5-14;

Mazmur 94:16-23; Lukas 9:57-62

 

Kamis, 12 Oktober 2017

Yesaya 22:1-8a;

Mazmur 23: Yohanes 1:47-51

 

Jumat,  13 Oktober 2017

Yesaya 22:8b-14;

Mazmur 106:1-6, 19-23; Lukas 10:13-16

 

Sabtu, 14 Oktober 2017

Yesaya 24:17-23;

Mazmur 48:10-12; Matius 18:1-5

 

Minggu, 15 Oktober 2017

Yesaya 25:1-9;

Mazmur 23; Filipi 4:1-9; Matius 22:1-14

 

 

07 Oct 2017 ,written by nikimaserika
 


Page 1 of 45