Khotbah

  • Bacaan Alkitab
  • Latihan
  • Jadwal

 

 

BACAAN ALKITAB 
Tgl. 4-10 April 2011

 

Senin,  4 April   2011

Yeremia 16:10-21; Mazmur 89:19-52;
Roma 7:1-12; Yohanes 6:1-15
Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Apakah hukum Taurat itu dosa? Sekali-kali tidak! Sebaliknya, justru oleh hukum Taurat aku telah mengenal dosa. Karena aku juga tidak tahu apa itu keinginan, kalau hukum Taurat tidak mengatakan: "Jangan mengingini!"   (Roma 7:7)

Selasa, 5 April 2011

Yeremia 17:19-27; Mazmur 94:1-17;
Roma 7:13-25; Yohanes 6:16-27
Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."   (Yohanes 6:27)

Rabu,  6 April  2011

Yeremia 18:1-11; Mazmur 119:121-144;
Roma 8:1-11; Yohanes 6:28-40
Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang. (Yoh. 6:37)

Kamis,  7 April 2011

Yeremia 22:13-23; Mazmur 73:1-12;
Roma 8:12-27; Yohanes 6:41-51
Maka bersungut-sungutlah orang Yahudi tentang Dia, karena Ia telah mengatakan: "Akulah roti yang telah turun dari sorga."(Yohanes 6:41)

Jumat,  8 April 2011

Yeremia 23:1-8; Mazmur 107:1-16;
Roma 8:28-39; Yohanes 6:52-59
Sama seperti Bapa yang hidup mengutus Aku dan Aku hidup oleh Bapa, demikian juga barangsiapa yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku.   (Yohanes 6:57)

Sabtu,  9 April 2011

Yeremia 23:9-15; Mazmur 33:6-22; 
Roma 9:1-18; Yohanes 6:60-71
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.   (Yohanes 6:63)

Minggu,  10  April  2011

Yehezkiel 37:1-14; Mazmur 130;
Roma 8:6-11; Yohanes 11:1-45
Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"(Yohanes 11:40

 

  1. Karawitan Sekar Pamuji, setiap hari Senin Pk. 19.00 WIB  di GKJ Jakarta
  2. Paduan Suara Perumnas Klender, setiap hari Senin Pk. 19.00-21.00 di RPK Kinanthi Perumnas Klender.
  3. Paduan Suara Haleluya,  setiap hari Selasa Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  4. Paduan Suara Adiyuswa, setiap hari Rabu Pk. 10.00 s.d. 11.30 WIB di GKJ Jakarta
  5. Paduan Suara Rama A, setiap hari Rabu pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  6. Paduan Suara Ibu Sara, setiap hari Kamis pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  7. Paduan Suara Hosana Cipinang Baru, setiap hari Jumat Pk. 19.00 WIB di GKJ Jakarta
  8. TMC, setiap hari Sabtu Pk. 18.00  WIB di GKJ Jakarta
  9. Paduan suara Nafiri, setiap hari Sabtu,    Pk. 18.30 dan Minggu, Pk. 10.00   WIB di GKJ Jakarta
  10. Olah Raga (Senam Jantung Sehat, Pencegahan Kropos Tulang) diselenggarakan hari Sabtu Pk. 07.00 WIB di GKJ Jakarta
  11. Paduan suara anak, latihan setiap hari Minggu Pk. 08.30  WIB di GKJ Jakarta
  12. Paduan Gitar Serafim latihan setiap hari Minggu Pk. 09.00 WIB di GKJ Jakarta
  13. Paduan Suara Kelp. Cipinang Muara, latihan setiap hari Senin Pk. 19.00 - 20.30 WIB di Rumah Bp. Suradi P., Jl. A Cip. Muara

 

.

Jadwal Kebaktian Hari Minggu
GEDUNG GKJ JAKARTA
Jl. Balai Pustaka Timur No. 1 Rawamangun, JAKARTA 13220
JAM KEBAKTIAN RUANG
06.30 Kebaktian Anak R. Anak. Lt. 2
06.30 Kebaktian Remaja R. Rapat-2 Lt. 2
06.30 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah
09.00 Ibadah Umum Bhs. Jawa R. Ibadah
17.00 Ibadah Umum Bhs. Ind. R. Ibadah

Jadwal Kebaktian:
KELOMPOK CCKS
Jl. Cempaka Baru VIII No. 12 Jakarta Pusat
SETIAP MINGGU ke-2 dan ke-4 Pukul 17.00,
Berbahasa Indonesia

...selengkapnya...

Artikel

Jadwal Ibadah Masa Raya Natal

No

Nama Kegiatan

Waktu

Keterangan

1.

Minggu Adven 1

Minggu, 30 Nov 2014

Pukul 06.30; 09.00; 17.00 wib

2.

Minggu Adven 2

Minggu, 7 Des 2014

Pukul 06.30; 09.00; 17.00 wib

3.

Minggu Adven 3

Minggu, 14 Des 2014

Pukul 06.30; 09.00; 17.00 wib

Sakramen Perjamuan

4.

Minggu Adven 4

Minggu, 21 Des 2014

Pukul 06.30; 09.00; 17.00 wib

5.

Malam Natal

Rabu, 24 Des 2014

Pukul 19.00 wib

6.

Natal

Kamis, 25 Des 2014

Pukul 08.00 wib

7.

Minggu

Minggu, 28 Des 2014

Pukul 06.30; 09.00; 17.00 wib

8.

Malam Tahun

Rabu, 31 Des 2014

Pukul 19.00 wib

9.

Tahun Baru

Kamis, 1 Jan 2015

Pukul 08.00 wib

10.

Epifania

Minggu, 4 Jan 2015

Pukul 06.00; 09.00 17.00 wib

13 Dec 2014 ,written by Nikimaserika
 

Saksi yang Bersaksi

Menjadi saksi bukanlah kewajiban, melainkan keniscayaan

SATUHARAPAN.COM – Pada Minggu Adven III ini mata hati saya terpancang pada kalimat ini: ”Datanglah seorang yang diutus Allah, namanya Yohanes” (Yoh. 1:6). Jelaslah: Yohanes Pembaptis adalah utusan Allah. Bicara soal perutusan, yang mengutus pasti lebih tinggi kedudukannya ketimbang yang diutus.
Yohanes Pembaptis sendiri bukan pribadi sembarangan. Banyak orang menganggapnya Mesias, Elia, atau nabi yang akan datang. Tentu bukan tanpa sebab. Sikap maupun gaya hidupnya membuat orang mau tak mau menilainya tinggi.
Namun, di atas semuanya itu, yang lebih penting ialah Yohanes Pembaptis tidak mengutus dirinya sendiri. Dia utusan Allah. Dan sebagai utusan Allah, dia berupaya setia dalam panggilannya—bahkan dengan nyawanya.
Panggilannya tertera jelas dalam kalimat berikutnya: ”ia datang sebagai saksi untuk bersaksi tentang terang itu, supaya melalui dia semua orang menjadi percaya” (Yoh. 1:7). Itulah panggilan Anak Zakharia. Dia adalah saksi. Panggilan seorang saksi ialah bersaksi. Bukan mempersaksikan dirinya, melainkan bersaksi mengenai terang itu.
Pertanyaan bagi kita—para pengikut Kristus—siapakah yang kita wartakan: diri sendiri atau Kristus? Kemuliaan diri atau kemuliaan Kristus yang menjadi  tujuan kesaksian hidup kita? Gamblangnya: bila bercerita, siapakah yang menjadi pusat cerita? Diri sendiri atau Kristus?
Harus saya akui, tak jarang diri saya menjadi lebih dominan. Itu berarti saya tengah menjadi saksi bagi diri sendiri.
Padahal, kalau dipikir-pikir, mengapa pula mempersaksikan diri sendiri? Bukankah orang bisa melihat dengan jelas siapa diri kita sebenarnya? Mengapa pula kita mesti menjadi saksi bagi diri sendiri? Tetapi, ya di sini soalnya: kadang kita merasa perlu menjadi loudspeaker atau pelantang bagi diri sendiri.
Yohanes Pembaptis tidak demikian. Dia menjadi pelantang bagi Yesus Kristus. Ia adalah saksi yang bersaksi. Tak sedikit orang senang menyandang sebutan ”saksi Kristus”. Pertanyaannya: apakah dia sungguh bersaksi mengenai Kristus?
Selanjutnya, penulis Injil Yohanes mencatat: ”Ia bukan terang itu, tetapi ia harus memberi kesaksian tentang terang itu” (Yoh. 1:8). Kata ”harus” yang dipakai menyiratkan bahwa menjadi saksi bukanlah kewajiban, melainkan keniscayaan—tidak bisa tidak.
Yohanes Pembaptis memang bukan terang itu. Kenyataan bahwa dia bukan terang, memanggil dia harus memberitakan terang tersebut. Di sini terdapat logika yang menarik disimak: jika kita bukan Sang Terang, maka kita pun dipanggil pula untuk memberitakan Sang Terang.
Dan itu hanya mungkin terjadi tatkala kita memercayai apa yang kita katakan.



Yoel M. Indrasmoro

13 Dec 2014 ,written by Nikimaserika
 

BACAAN ALKITAB 14 - 21 DESEMBER2014

Senin, 15 Desember  2014
Yesaya 30:18-26; Mazmur 25:4-9;
Matius 21:23-27

Selasa, 16 Desember 2014
Zefanya 3:1-13; Mazmur 34:2-7;
Matius 21:28-32

Rabu, 17 Desember 2014
Yesaya 32:1-8; Mazmur 85:8-14;
Lukas 7:19-23

Kamis, 18 Desember 2014
Yesaya 45:1-13; Mazmur 72:1-8;
Lukas 7:24-30

Jumat, 19 Desember 2014
Yesaya 46:1-13; Mazmur 72:12-19;
Matius 1:1-17

Sabtu, 20 Desember 2014
Yesaya 41:8-20; Mazmur 72:12-19;
Matius 1:1-17

Minggu, 21 Desember 2014
2 Samuel 7:1-11, 16; Lukas 1:46b-55;
Roma 16:25-27; Lukas 1:26-38

13 Dec 2014 ,written by Nikimaserika
 

TATA IBADAH MINGGU ADVEN III GEREJA KRISTEN JAWA JAKARTA – 14 DESEMBER 2014

TEMA NATAL 2014: BERJUMPA DENGAN ALLAH DALAM KELUARGA
(bdk Lukas 2:16)
Sub-Tema: “Kabar Baik Bagi Semua Orang”
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
(P: Pemimpin    PF: Pelayan Firman     Pnt: Penetua    Dkn: Diaken    U: Umat)
PERSIAPAN
Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah, sementara organis memainkan lagu-lagu  rohani.
Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.
Lonceng berbunyi
Pembacaan warta gereja
Lonceng berbunyi, umat berdiri, seorang Majelis menyalakan lilin ibadah

PANGGILAN BERIBADAH
P:    Bersukacitalah, sebab tahun rahmat Tuhan sudah tiba
U:   Maranatha, datanglah ya Sang Pembebas
P:    Serukanlah kabar baik bagi semua orang
U:   Maranatha,  datanglah ya  Sang Pembebas
P:    Kecaplah kebaikan Tuhan, sebab keselamatanlah yang dirancang-Nya
U:   Maranatha,  datanglah ya Sang Pembebas
P:    Maka bersukacitalah

PROSESI diiringi Nyanyian        BERSUKACITALAH (KJ 399, dinyanyikan 2x)
[PF & majelis memasuki ruang ibadah]      –         (pertama: Prokantor; kedua: semua)

VOTUM dan SALAM
PF:      Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN yang menciptakan langit dan bumi.
U  :    [menyanyikan KMM 174, 3x] Amin Amin Amin Amin Amin
PF:   Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Sang Bapa, dan dari Yesus Kristus
Putranya, menyertai saudara-saudara.
U  :      sekarang dan selama-lamanya

(menyanyikan Kidung Muda-Mudi 163: Bagimu Damai Sejaht’ra, berulang-ulang sambil bersalam-salaman)

PENYALAAN LILIN ADVEN III   (Umat Duduk)
K :    Hari ini adalah Adven ke-III, yang dilambangkan dengan lilin SUKACITA. Tuhan telah melakukan perkara besar dengan memenuhi janji untuk memulihkan keadaan umat-Nya. Inilah kabar baik bagi semua orang, bahwa tahun rahmat Tuhan sudah tiba. Allah berkenan memberikan sukacita sebagai ganti dukacita, tawa sebagai ganti ratap tangis, pembebasan sebagai ganti penjara, kain pesta sebagai ganti kain kabung, dan kelimpahan sebagai ganti kekurangan. Seperti kata Yesaya ”Aku bersukaria di dalam Tuhan, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran” (Yes 61:10a).
Ketika kita menyalakan lilin Adven ketiga ini, kita mengingat kembali panggilan Tuhan untuk menjadi pembawa kabar baik, agar semua orang yang menantikan beroleh sukacita.
------------------------------   lilin Adven III  dinyalakan              ---------------------------------
Dalam keheningan jiwa, marilah berdoa:
K+U: Ya Sang Pembebas, kami menyalakan lilin Adven III diiringi harapan dan penantian kami akan kedatangan-Mu. Dalam kegelapan dunia yang kehilangan harapan, terangilah hati kami untuk menyadari kehadiran-Mu dan bantulah kami untuk menjadi pembawa kabar baik bagi semua orang. Amin.
NYANYIAN            KUNYANYIKAN KASIH SETIA TUHAN  (PKJ 14)

HUKUM KASIH                                   
Pnt    :  Matius 22:37-40

MOHON PENGASIHAN ALLAH
Pnt:    Ya Kristus, Sang Pembebas, kami mengakui kegagalan kami untuk mengasihi sesama dan keluarga kami sebagaimana Engkau mengasihi mereka. Mampukanlah kami untuk membawa kabar baik, dalam kata dan karya bagi sesama kami. Sambil menantikan kedatanganMu, baharuilah dan pulihkanlah kami, agar seturut dengan panggilanMu..
U :      Amin.

NYANYIAN         PADAMU TUHANKU, KUBAWA DOSAKU  (PKJ 151:1-3)
(bait 1: Prokantor; bait 2&3: Umat)

BERITA ANUGERAH & PETUNJUK HIDUP BARU
PF:        [membacakan]  Kolose 3:16-17
NYANYIAN (Umat Berdiri)    UCAP SYUKUR PADA TUHAN  (PKJ 149:1-3)
PELAYANAN FIRMAN   (Umat Duduk)
-    Doa  Syukur & Mohon Penerangan Roh Kudus
PF     : ………….dalam Kristus, yang kedatangan-Nya kami nantikan, kami berdoa.
PF+U:    Amin 
-    Pembacaan Alkitab
&    Bacaan I: Yesaya 61:1-4; 8-11
PP: Demikianlah Sabda Tuhan
U : Puji Syukur kepada Allah
&    Mazmur Tanggapan: Mazmur 126
&    Bacaan II: 1 Tesalonika 5:16-24
Pnt : Demikianlah Sabda Tuhan
U :         Puji syukur kepada Allah   
&    Bacaan  III:   Yohanes 1:6-8; 19-28
PF        :       Demikianlah Injil Yesus Kristus. Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan Firman Allah dan yang memeliharanya (Luk 11:28). Maranatha.
U         :        [menyanyikan MARANATHA-  KJ 473b] 
Y    Khotbah
Y    Nyanyian respon:     JIKA PADAKU DITANYAKAN  (KJ 432:1-2)

PELAYANAN SAKRAMEN PERJAMUAN
-    Pembacaan Pertelaan
-    Nyanyian:             AMBILLAH ROTI INI (PKJ 155:1-2)
-    Pelayanan Sakramen Perjamuan
-    Doa Syukur (pertelaan)
-    Nyanyian:             UCAP SYUKUR PADA TUHAN (PKJ 149:1-3)

DOA BAPA KAMI (doxology dinyanyikan KJ 475)
DOA SYAFAAT
P:     (doa diakhiri dengan ungkapan: “… dalam pengasihan-Mu, kami mohon ...”)
U:    Dengarkanlah permohonan kami. Amin.
PADUAN SUARA
-    Keroncong Nafiri     --  pk. 06.30 wib
-    PS Solideo              --  pk. 17.00 wib
PERSEMBAHAN
-    Ayat Penghantar: Mazmur  50:23   
-    Nyanyian:            TABUR WAKTU PAGI (NKB 208:1-2)
-    Pengedaran kantong
-    Nyanyian (Umat berdiri) : TABUR WAKTU PAGI (NKB 208:3)
-    Doa                    
NYANYIAN:                       TUHAN MENGUTUS KITA (PKJ 185:1-3)
PENGAKUAN IMAN RASULI  (Umat Berdiri)
BERKAT
PF :  Terimalah berkat-Nya:
TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai  sejahtera.(Bil. 6:24-26)
U :       Amin. Syukur kepada Allah
NYANYIAN:                           TUHAN MENGUTUS KITA (PKJ 185:4-5)
SAAT TEDUH
PENUTUP
-    Pengkhotbah & Anggota Majelis menuju pintu keluar
-    Seorang Anggota Majelis mematikan Lilin Ibadah
-    Lonceng Berbunyi

Komibdh/gkjjkt/2014

13 Dec 2014 ,written by Nikimaserika
 

TATA IBADAH MINGGU ADVEN II GEREJA KRISTEN JAWA JAKARTA – 7 DESEMBER 2014

TEMA NATAL 2014: BERJUMPA DENGAN ALLAH DALAM KELUARGA (bdk Imamat 26:12)
Sub-Tema: “Keluarga Yang Siap Menyambut Tuhan”
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------(P: Pemimpin    PF: Pelayan Firman     Pnt: Penetua  Dkn: Diaken    U: Umat)
PERSIAPAN
Umat mempersiapkan diri masing-masing di ruang ibadah, sementara organis memainkan lagu-lagu  rohani.
Pengkhotbah dan anggota majelis mempersiapkan diri di konsistori.
Lonceng berbunyi
Pembacaan warta gereja
Lonceng berbunyi, umat berdiri, seorang Majelis menyalakan lilin ibadah

PANGGILAN BERIBADAH (Yes 40:3-5a)
P:    Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk Tuhan, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita.
U:   Maranatha, datanglah ya Raja Damai
P:    Setiap lembah harus ditutup, dan setiap gunung dan bukit diratakan
U:   Maranatha,  datanglah ya Raja Damai
P:    Tanah yang berbukit-bukit harus menjadi tanah yang rata, dan tanah yang berlekuk-lekuk menjadi dataran
U:    Maranatha, datanglah ya Raja Damai
P:    Maka kemuliaan Tuhan akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan
melihatnya bersama-sama

PROSESI diiringi Nyanyian    HIBURKANLAH, HIBURKANLAH UMAT-KU (NKB 51:2,4)
[PF & majelis memasuki ruang ibadah] –        (bait 2: Prokantor; bait 4: semua)

VOTUM dan SALAM
PF:          Pertolongan kita adalah dalam nama TUHAN yang menciptakan langit dan bumi.
U  :      [menyanyikan KMM 174, 3x] Amin Amin Amin Amin Amin
PF:      Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Sang Bapa, dan dari Yesus Kristus
Putranya, menyertai saudara-saudara.
U  :        sekarang dan selama-lamanya

(menyanyikan Kidung Muda-Mudi 163: Bagimu Damai Sejaht’ra, berulang-ulang sambil bersalam-salaman)

PENYALALAN LILIN ADVEN II   (Umat Duduk)
K :    Minggu ini perjalanan kita memasuki Minggu Adven ke II. Seruan Yohanes Pembaptis memenuhi nubuat nabi Yesaya, agar kita menyiapkan jalan bagi-Nya,  karena keselamatan dan kemuliaan Tuhan semakin dekat. Menyiapkan jalan bagi Tuhan itu berarti kita hidup dalam pertobatan dan menerima perdamaian yang ditawarkan Allah.
Hari ini kita akan menyalakan lilin Adven II, yakni lilin PERDAMAIAN. Marilah kita simak kesaksian Daud dan ajakan rasul Petrus.  ”Aku mau mendengar apa yang hendak difirmankan Allah, TUHAN. Bukankah Ia hendak berbicara tentang damai kepada umat-Nya dan kepada orang-orang yang dikasihi-Nya, supaya jangan mereka kembali kepada kebodohan?” (Mzm 85:9). ”Tetapi sesuai dengan janji-Nya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, dimana terdapat kebenaran. Sebab itu, saudara-saudarku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia”. (2 Petrus 3:13-14) 
Ketika kita menyalakan lilin Adven kedua ini, apakah kita siap menyemai benih-benih perdamaian di tengah keluarga dan dunia?
--------------------------------------lilin Adven II  dinyalakan----------------------------------
Dalam keheningan jiwa, marilah berdoa:

K+U:         Ya, Raja Damai, kami menyalakan lilin Adven II diiringi harapan dan penantian kami akan kedatangan-Mu. Dalam kegelapan dunia yang dirundung berbagai konflik yang memecah belah umat-Mu, kuatnya ego pribadi dan miskinnya pengampunan yang mengoyak keluarga,   terangilah hati kami untuk menyadari kehadiran-Mu dan bantulah kami untuk membawa damai. Amin.

NYANYIAN            KUSONGSONG BAGAIMANA (KJ 85:1,10)

HUKUM KASIH                                   
Pnt    :  Matius 5:9

MOHON PENGASIHAN ALLAH
Pnt:    Ya Kristus, Raja Kemuliaan, kami mengakui kegagalan kami untuk mengasihi sesama dan keluarga kami sebagaimana Engkau memperlakukan mereka. Mampukanlah kami untuk membawa damai dalam kata dan karya bagi sesama kami. Sambil menantikan kedatanganMu, baharuilah dan pulihkanlah kami, agar seturut dengan panggilanMu..
U :      Amin.

NYANYIAN             TUHAN, KAMI BERLUMURAN DOSA  (PKJ 43:1-4)
(bait 1: Prokantor; bait 2: Umat; bait 3: Prokantor; bait 4: Umat)

BERITA ANUGERAH & PETUNJUK HIDUP BARU
PF:        [membacakan]  Mazmur 133:1-3

NYANYIAN (Umat Berdiri)    INILAH RUMAH KAMI  (PKJ 288:1-4)

PELAYANAN FIRMAN   (Umat Duduk)
-    Doa  Syukur & Mohon Penerangan Roh Kudus
PF     : ………….dalam Kristus, yang kedatanganNya kami nantikan, kami berdoa.
PF+U:    Amin 
-    Pembacaan Alkitab
&    Bacaan I: Yesaya 40:1-11
PP: Demikianlah Sabda Tuhan
U : Puji Syukur kepada Allah
&    Mazmur Tanggapan: Mazmur 85:2-4; 9-14
&    Bacaan II: 2 Petrus 3:8-15a
Pnt : Demikianlah Sabda Tuhan
U :     Puji syukur kepada Allah   
&    Bacaan  III:   Markus 1:1-8
PF : Demikianlah Injil Yesus Kristus. Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan Firman Allah dan yang memeliharanya (Luk 11:28). Maranatha.
U    : [menyanyikan     MARANATHA -  KJ 473b] 

Y    Khotbah
Y    Nyanyian respon:     DAMAI DI DUNIA  (PKJ 267)

DOA BAPA KAMI (doxology dinyanyikan KJ 475)
DOA SYAFAAT
P:     (doa diakhiri dengan ungkapan: “… dalam pengasihan-Mu, kami mohon ...”)
U:    Dengarkanlah permohonan kami. Amin.

PADUAN SUARA: PS Gabungan – pk. 17.00 wib

PERSEMBAHAN
-    Ayat Penghantar: Roma 12:1   
-    Nyanyian:    APALAH ARTI IBADAHMU (PKJ 264:1-2)
-    Pengedaran kantong
-    Nyanyian (Umat berdiri) : APALAH ARTI IBADAHMU (PKJ 264:3)
-    Doa                    

NYANYIAN:                       TABUH GENDANG (KJ 292:1-2)
PENGAKUAN IMAN RASULI
BERKAT
PF :       Terimalah berkat-Nya:
TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau;
TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;
TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.(Bil. 6:24-26)
U :     Amin. Syukur kepada Allah

NYANYIAN:                        TABUH GENDANG (KJ 292:3)
SAAT TEDUH
PENUTUP
-    Pengkhotbah & Anggota Majelis menuju pintu keluar
-    Seorang Anggota Majelis mematikan Lilin Ibadah
-    Lonceng Berbunyi
Komibdh/gkjjkt/2014

07 Dec 2014 ,written by Nikimaserika
 


Page 1 of 6